Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Di Tengah Pandemi, Pelari Uganda Cheptegei Pecahkan Rekor Dunia

Atlet asal Uganda Joshua Cheptegei berhasil memecahkan rekor lari 10.000 meter di Valencia World Record Day di Spanyol.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 08 Oktober 2020  |  17:58 WIB
Atlet Uganda Joshua Cheptegei setelah memecahkan rekor lari nomor 10.000 meter di Valencia World Record Day di Valencia, Spanyol./Antara - AFP
Atlet Uganda Joshua Cheptegei setelah memecahkan rekor lari nomor 10.000 meter di Valencia World Record Day di Valencia, Spanyol./Antara - AFP

Bisnis.com, JAKARTA – Di tengah pandemi virus corona jenis Covid-19, Joshua Cheptegei tetap mampu menorehkan catatan hebat di lintasan atletik. Dia kembali memecahkan rekor dunia lari.

Kali ini pelari berkebangsaan Uganda tersebut memecahkan rekor nomor 10.000 meter di ajang Valencia World Record Day di Valencia, Spanyol, sebagaimana dilansir Antara dengan mengutip Reuters pada Kamis (8/10/2020).

Cheptegei menyentuh garis finis dalam waktu 26 menit 11,02 detik, unggul 6 detik dari pemegang rekor sebelumnya, pelari Ethiopia Kenesia Bekele, dengan 26 menit 17,53 detik yang dicatatkan pada 2005.

Pencapaian itu menutup 12 bulan yang luar biasa bagi pelari 24 tahun itu. Dia sebelumnya memenangkan medali emas lomba lari 10.000 meter di Kejuaraan Dunia 2019 di Doha, Qatar, serta memecahkan rekor dunia lari 5.000 meter pada kejuaraan Monaco Diamond League 2020 pada Agustus.

Pada Desember 2019 di Valencia, Cheptegei juga memecahkan rekor dunia 10 km yang telah bertahan hampir selama 1 dekade. Dia menuntaskan lomba dengan catatan waktu 26 detik 38 detik, 6 detik lebih cepat dari catatan Leonard Komon yang dibuat pada 2010.

Selain Cheptegei, pelari Ethiopia Letesenbet Gidey juga menghasilkan rekor baru di nomor lari 5.000 meter putri.

Pelari 22 tahun itu mencetak waktu 14 menit 6,62 detik atau 4 detik lebih cepat dari rekor sebelumnya 14 menit 11,15 detik yang diukir rekan senegaranya Tirunesh Dibaba di Oslo, Norwegia, pada 2008.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

atletik

Sumber : Antara/Reuters

Editor : M. Syahran W. Lubis
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top