Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Pertandingan Kempo, Kejuaraan Olahraga Virtual Pertama di Indonesia

Dalam dunia olahraga, bertanding secara virtual mungkin dianggap tidak lazim. Namun, pandemi ini, membuat pertandingan olahraga turut bermigrasi ke ruang digital.
Rezha Hadyan
Rezha Hadyan - Bisnis.com 13 Agustus 2020  |  12:37 WIB
Pertandingan kempo akan digelar secara virtual selama pandemi virus corona (Covid-19) - Antara
Pertandingan kempo akan digelar secara virtual selama pandemi virus corona (Covid-19) - Antara

Bisnis.com, JAKARTA - Kejuaraan Nasional Tandoku Shorinji Kempo Piala Menteri Komunikasi dan Informatika Tahun 2020 yang digelar pada 13-14 Oktober 2020 menjadi kejuaraan olahraga fisik pertama di Indonesia yang digelar secara virtual.

Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate menyatakan Pandemi Covid-19 membuat perhelatan Shorinji Kempo tahun ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Gelaran virtual menjadi penanda kebangkitan semangat Indonesia Maju untuk adaptasi kebiasaan baru dan percepatan transformasi digital di sektor olahraga.

“Semua peserta perwakilan daerah menampilkan seni bela diri Kempo secara virtual. Meski demikian, esensi dalam menjaga kebugaran tubuh dan sportivitas dalam bertanding tetap terjaga dalam penyelenggaraan pertandingan ini,” ujarnya saat membuka Kejurnas Virtual Tandoku Shorinji Kempo dari Aula Anantakupa Kementerian Kominfo, Jakarta, Kamis (13/08/2020).

Johnny menyatakan dalam dunia olahraga, bertanding secara virtual mungkin dianggap tidak lazim. Namun, menurutnya di masa pandemi ini, semakin pertandingan olahraga yang turut bermigrasi ke ruang digital.

“Misalnya saja Formula 1 atau F1 dan MotoGP yang dilangsungkan secara daring. Kita tentu berharap cabang-cabang olahraga lain dapat memanfaatkan teknologi untuk mempertahankan keberlangsungan aktivitas pertandingan,” jelasnya.

Johnny menyatakan penyelenggaraan secara virtual menjadi pertanda dunia olahraga Indonesia sudah beradaptasi dengan kebiasaan baru sekaligus percepatan transformasi digital.

Dirinya meyakini bahwa penyelenggaraan Kejuaraan Nasional Tandoku Shorinji Kempo Tahun 2020,yang berlangsungkan secara virtual ini merupakan salah satu pertanda bahwa dunia olahraga Indonesia mampu beradaptasi dengan kebiasaan baru, dan sekaligus menjadi bukti percepatan transformasi digital nasional,

Bagi Johnny, pemanfaatan ruang digital ini menjadi peluang interaksi yang lebih luas dan mendalam. Bahkan, untuk pertama kalinya Shorinji Kempo negara-negara ASEAN dapat menyaksikan kejuaraan Kempo di Indonesia.

“Hal ini berkat kerja sama Kementerian Kominfo dengan Telkom yang menghadirkan CloudX sebagai salah satu media live event, Telkom Cloud VPS (virtual private server), serta layanan dedicated broadband internet Astinet,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Johnny menyebut Shorinji Kempo sebagai seni bela diri asal Jepang tidak saja mengajarkan teknik-teknik bela diri, tetapi juga melatih dan mengasah kepekaan diri, baik secara fisik maupun secara mental.

Hal tersebut sesuai dengan falsafah beladiri Kempo, yakni Kasih Sayang Tanpa Kekuatan adalah Kelemahan; Kekuatan Tanpa Kasih Sayang adalah Kezaliman.

Kejuaraan yang diselenggarakan oleh Dojo Shorinji Kempo Kementerian Kominfo itu mengambil tema “Meraih Prestasi di Masa Pandemi untuk Indonesia Maju”.

Menurut Panitia Penyelenggara Kejurnas Virtual Anang Latif dalam Kejurnas Virtual itu, dipertandingkan Tandoku atau gerakan dasar Kihon dan Ken teknik dan Jurus memukul menendang, melipat, membanting dan mengunci lawan.

Dirut BAKTI Kominfo yang juga menjadi Ketua Dewan Pembina Dojo Kominfo itu menyatakan kejuaraan ini berlangsung dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

“Selama persiapan dan pertandingan kami tetap memberlakukan disiplin protokol Covid-19, yaitu semprot disinfektan, pengukuran suhu, pengenaan masker, dan physical distancing,” jelasnya.

Kejurnas diikuti oleh kontingen dari 33 provinsi, kecuali Provinsi Bangka Belitung tidak bisa ikut karena belum ada atlet. Kejurnas terbagi dalam 7 kategori yang diikuti oleh 34 kontingen dari 33 provinsi dengan 293 orang atlet 112 putra 98 putri dari seluruh Indonesia.

Menurut Anang, cabang olahraga Shorinji Kempo merupakan olahraga pertama di Indonesia yang menggelar kejurnas secara virtual.

”Di masa pandemi ini cabang ini menjadi yang pertama yang menggelar kejuaraan secara virtual. Dan semoga menjadi percontohan ke depan bagi cabang olahraga lainnya untuk beraktivitas di masa pandemi,” tutupnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

olahraga hasil pertandingan virtual
Editor : Novita Sari Simamora
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top