Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Final Piala Davis 2020 Diundur ke Tahun Depan

Federasi tenis internasional (ITF) menyatakan final Piala Davis yang rencananya akan diselenggarakan pada tahun ini di Madrid, Spanyol terpaksa diundur.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 28 Juni 2020  |  02:52 WIB
Piala Davis - Inside Arena
Piala Davis - Inside Arena

Bisnis.com, JAKARTA - Federasi tenis internasional (ITF) menyatakan final Piala Davis yang rencananya akan diselenggarakan pada tahun ini di Madrid, Spanyol terpaksa diundur ke tahun depan karena pandemi Covid-19.

Lebih lanjut, ITF mengatakan final turnamen tenis bergengsi tersebut dijadwalkan akan digelar pada November 2021 mendatang.

“Sangat disayangkan final Piala Davis tidak bisa dilangsungkan pada tahun ini,” kata pemilik perusahaan tenis Kosmos sekaligus pesepakbola asal klub Barcelona Gerard Pique dalam sebuah pernyataan bersama dengan ITF, Sabtu (27/6/2020).

“Kami tidak tahu seperti apa kondisi di negara-negara lainnya nanti, atau apakah akan ada pelonggaran aturan di Spanyol. Maka dari itu, kami memprediksi situasi di Madrid mungkin sudah membaik pada November tahun depan,” ujar Pique.

Kosmos bekerja sama dengan ITF dalam penyelenggaraan Piala Davis.

Selain Piala Davis, ITF menyatakan final Fed Cup yang seharusnya digelar pada April 2020 di Budapest, Hungaria juga diundur ke April 2021 mendatang.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

tenis

Sumber : Antara

Editor : Andhika Anggoro Wening
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top