Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

IESPA Proyeksikan Industri eSport Makin Kuat

Indonesia Esports Association (IESPA) optimistis bahwa industri kreatif khususnya eSports di Indonesia akan makin kuat, menyusul bertambahnya perusahaan besar yang menerjuni bisnis ini.
Akbar Evandio
Akbar Evandio - Bisnis.com 18 Juni 2020  |  13:30 WIB
Turnamen esports persembahan First Media yang mempertandingkan gim Mobile Legends dan Free Fire secara daring untuk mencari para juara di 16 kota di seluruh Indonesia. - fistwarriors.id
Turnamen esports persembahan First Media yang mempertandingkan gim Mobile Legends dan Free Fire secara daring untuk mencari para juara di 16 kota di seluruh Indonesia. - fistwarriors.id

Bisnis.com, JAKARTA –  Indonesia Esports Association (IESPA) optimistis bahwa industri kreatif khususnya eSports di Indonesia akan makin kuat, menyusul bertambahnya perusahaan besar yang menerjuni bisnis ini.

Ketua Umum Indonesia Esports Association (IESPA), Eddy Lim mengatakan bahwa buktinya sudah ada, salah satunya banyak perusahaan besar seperti Gopay dan Firstmedia yang juga ikutan mulai terjun ke industri ini.

Menurutnya di saat, marketing atau branding melalui event, tidak bisa dilakukan melalui kegiatan lainnya, maka esports menjadi salah satu alternatif menarik bagi perusahaan untuk tetap melakukan digital marketing.

“Esports itu tergantung kepada teknologi. Makin cepat dan berkembangnya teknologi, esports juga akan ikut berkembang dan esports adalah olah raga nya kaum milenials. Jadi besar nya market esports, bisa mengikuti besarnya market millenials,” tuturnya.

Menurut data terbaru dari Newzoo, Indonesia telah menjadi salah satu pasar gim terbesar di Asia Pasifik dengan angka mencapai US$ 941 juta atau setara Rp 13 triliun, dengan populasi online 52,6 juta orang dan jumlah gamers mencapai 34 juta pemain.

Sementara itu, menurut data Statista per Mei 2020, Pasar eSports telah booming dalam beberapa tahun terakhir dengan semakin banyak pemirsa yang menonton untuk menyaksikan permainan favorit mereka dimainkan oleh beberapa gamer terbaik di dunia. Pada 2023, diperkirakan ada 646 juta pemirsa eSports di seluruh dunia, peningkatan besar dari 395 juta pada 2018.

Dari sisi pelaku, PT Link Net Tbk dengan brand First Media melanjutkan langkah besarnya di tahun ini untuk mendukung perkembangan ekosistem eSports tanah air, melalui First Warriors Championship yang akan diselenggarakan mulai Juni hingga November 2020.

Turnamen eSports virtual ini akan berlangsung di 16 kota dari 5 wilayah di Indonesia meliputi Jawa, Bali, Sumatra, Sulawesi, dan Kalimantan dengan mempertandingkan dua gim terbesar yaitu Mobile Legends dan Free Fire untuk memperebutkan total hadiah senilai Rp 100 juta.

Presiden Direktur dan CEO PT Link Net Tbk Marlo Budiman mengatakan bahwa agenda ini berbeda dari season sebelumnya, pada First Warriors Championship, First Media juga akan melakukan penggalangan dana berkolaborasi dengan BenihBaik.com, sebagai bentuk dari semangat persatuan dari pihak penyelenggara, partisipan acara, dan masyarakat luas.

“First Warriors Championship yang merupakan inisiatif lanjutan dari season sebelumnya, hadir untuk menghibur para pencinta eSports yang hingga kini belum dapat menyaksikan penyelenggaraan turnamen secara offline. Selain itu, kami juga terus menjalin kemitraan dengan lembaga-lembaga sosial guna membantu berbagai pihak yang terdampak pandemi,” jelasnya.

Dia mengungkapkan kepada Bisnis bahwa target peserta pada tahun ini sebanyak 8.192 pemain, dengan breakdown 4 orang per tim, dan 64 tim per gim untuk memainkan total 2 gim.

Data Statista menyebut Twitch, platform streaming daring nomor satu mengalami lonjakan jumlah penonton hingga 60 persen di berbagai saluran eSports pada Maret 2020 jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu (yoy).

Hal ini juga divalidasi oleh Valve yang menunjukkan bahwa jumlah penonton pada 15 Maret 2020 mencapai angka yang terbilang fantastis, yakni hingga 20 juta penonton. Secara garis besar, data Statista mencatat dalam kurun waktu tiga bulan peningkatannya mencapai 15 persen.

Tak mau kalah, PT Aplikasi Karya Anak Bangsa (Gojek) melalui Gopay juga turut menyelenggarakan GoPay Arena Championship (GAC) yang berlangsung dari 16 Juni-26 Juli 2020.

Timothius Martin, Senior Vice President Product Marketing, GoPay mengklaim bahwa agenda tersebut didapuk sebagai Festival Esport Online Terbesar di Indonesia, yang mempersatukan tiga gim paling populer di Indonesia yaitu Free Fire, PUBG Mobile dan Mobile Legend.

GAC didukung tiga pengembang gim terkemuka, Moonton, Garena, dan Tencent Games sehingga gamers bisa mabar Free Fire, Mobile Legends dan PUBG Mobile tiga gim terpopuler di Indonesia.

"Selain itu, kami memberikan total prize pool untuk pro player dan amatir. Ribuan gamers akan bertemu, berkompetisi secara online dari se-Nusantara hanya di GAC. Festival seperti ini baru pertama kali di Indonesia,” terangnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

first media game online
Editor : Fatkhul Maskur
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top