Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Konta Dukung Federer Soal Penyatuan ATP & WTA

Johanna Konta menambah daftar petenis yang setuju dengan wacana penggabungan Asosiasi Tur Tenis Profesional (ATP) dan Asosiasi Tenis Wanita (WTA).
Newswire
Newswire - Bisnis.com 27 Mei 2020  |  05:11 WIB
Petenis Inggris Johanna Konta - Reuters
Petenis Inggris Johanna Konta - Reuters

Bisnis.com, JAKARTA – Johanna Konta menambah daftar petenis yang setuju dengan wacana penggabungan Asosiasi Tur Tenis Profesional (ATP) dan Asosiasi Tenis Wanita (WTA).

Petenis putri nomor satu Inggris itu sepakat dengan ide Roger Federer yang bulan lalu menyerukan peleburan kedua organisasi, yang juga disambut positif oleh Ketua WTA Steve Simon dan Ketua ATP Andrea Gaudenzi.

"Saya tidak mengerti kenapa kami (petenis putri) tidak dianggap sama dengan petenis putra. Apakah kami memang kurang berharga dibanding petenis putra?" kata petenis peringkat 14 dunia ini sebagaimana dilansir Antara dari Reuters pada Selasa (26/5/2020) malam WIB.

Petenis yang juga yang duduk di dewan petenis WTA ini bergabung dengan beberapa rekan perempuan profesionalnya dalam menyerukan posisi yang sama di setiap lembaga gabungan di masa depan.

Sebanyak tujuh asosiasi menjalankan berbagai bagian tenis di dunia. Olahraga ini juga dikendalikan oleh Federasi Tenis Internasional (ITF) dan dewan empat turnamen Grand Slam, selain oleh WTA dan ATP.

Saat ini masyarakat memerlukan platform TV berbayar yang berbeda untuk menonton pertandingan tenis, sehingga penggabungan turnamen dipandang dapat menyederhanakan kontrak televisi dan penawaran sponsor.

Petenis putra dan putri memiliki pranata peringkat yang terpisah sementara beberapa aturan, termasuk pelatihan di lapangan, juga berbeda.

Bintang tenis asal Amerika Serikat Billie Jean King telah menyerukan badan pemerintahan untuk bersatu sejak bertahun-tahun yang lalu, tetapi Konta merasa komentar Federer telah membawa publik kembali pada perhatian ke topik tersebut.

"Saya pasti akan berpikir jangka panjang agar ini bisa menjadi satu tur. Saya tahu ada banyak orang yang akan termotivasi, dan saya juga tahu pasti akan ada pihak yang tidak ingin penggabungan terjadi," tutur petenis 29 tahun itu menegaskan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

tenis

Sumber : Antara/Reuters

Editor : M. Syahran W. Lubis
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top