Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Cerita 2 Pemain Basket Boston Celtics Jalani Ramadan Tahun Ini

Pemain basket, center Boston Celtics, Tacko Fall dan Enes Kanter berbagi kisah Ramadan saat harus menyesuaikan diri dalam menjalahkan ibadah dengan keadaan normal baru.
Akbar Evandio
Akbar Evandio - Bisnis.com 23 Mei 2020  |  07:56 WIB
Tacko Fall (kiri) dan Enes Kanter menyantap makanan Turki. - Youtube/Sports Trending
Tacko Fall (kiri) dan Enes Kanter menyantap makanan Turki. - Youtube/Sports Trending

Bisnis.com, JAKARTA — Pemain basket, center Boston Celtics, Tacko Fall dan Enes Kanter berbagi kisah Ramadan saat harus menyesuaikan diri dalam menjalankan ibadah dengan keadaan normal baru.

Beberapa waktu lalu, pada saat musim National Basketball Association (NBA) 2019—2020 sedang ditunda, mereka mengadakan sesi diskusi secara langsung di Instagram, yang membahas indahnya bulan suci Ramadan.

Tacko bercerita tentang Ramadan di Senegal yang merupakan momen spesial untuknya karena penuh dengan memori masa kecil yang tidak bisa ditemukan di tempat lain.

“Saat Ramadan tiba, kamu bisa langsung merasakannya. Suasana seketika berubah. Terutama ketika orang-orang di sekitarmu juga berpuasa,” ucap pemain tertinggi NBA tersebut.

Tacko mengenang suasana Ramadan di kampung halamannya di mana semua orang melakukan rutinitas yang sama, seperti bangun pagi untuk sahur, berpuasa sehari penuh, berbuka puasa, dan beribadah di masjid bersama dengan teman-teman.

Dia pun mengakui bahwa dirinya beberapa kali mengalami kesulitan dalam memutuskan untuk berpuasa di tengah musim NBA.

“Tahun lalu, beberapa kali saya menanyakan diri sendiri untuk berpuasa atau tidak. Waktu itu saya terlalu banyak berpikir karena saya harus melakukan banyak hal,” ungkap Tacko.

“Sekarang, saya berpuasa dan juga berolahraga. Beberapa hari lalu, saya pun berlari dan ternyata merasa lebih baik,” lanjutnya. Dengan kata lain, Tacko menyadari pentingnya pola pikir yang benar.

Serupa dengan Tacko, Enes juga berbagi pengalaman berpuasanya ketika ia harus bertanding pada musim playoff NBA.

Menurutnya, sesuatu hal yang penting untuk memusatkan perhatian dan mengalihkan fokus dari hal-hal kecil. Kuncinya adalah mempunyai pola pikir yang benar bahwa semua bisa bepergian, bermain, dan sembari beribadah.

“Untuk memastikan tubuh memiliki energi yang cukup, kita perlu memperhatikan makanan yang dikonsumsi. Kami banyak mengonsumsi kurma dan minuman berprotein saat sahur agar tetap memiliki nutrisi dan energi yang cukup untuk beraktivitas,” terang mereka.

Mereka juga menyarankan agar masyarakat yang menjalankan ibadah puasa tidak mengonsumsi makanan yang terlalu berat saat sahur karena itu akan memaksa tubuh bekerja lebih keras dalam mencernanya. Itu yang kemudian membuat tubuh menjadi lebih mudah merasa lelah.

Tacko menegaskan bahwa bulan suci tahun ini mungkin tidak seperti biasanya, tetapi semua tetap perlu bersyukur karena masih berkesempatan untuk merayakannya dalam keadaan sehat. Pada sesi diskusi langsung di Instagram, Tacko juga mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada tim medis yang telah mengorbankan hidupnya demi menjaga kesehatan banyak orang.

“Saya hanya ingin mengatakan kepada mereka, terima kasih, dan usaha mereka sangatlah dihargai. Saat ini, pekerjaan mereka sangat sulit terutama dengan adanya pandemi yang masih tersebar. Jadi, saya harap orang-orang juga tidak melupakan jasa mereka,” katanya.

Selain itu, Enes juga mengajak para penonton untuk berdoa dan bekerja sama agar dapat melalui situasi sulit ini secepatnya.

“Saat ini, kita tengah merayakan bulan suci Ramadan. Apa pun kepercayaan kalian, berdoalah, dunia saat ini sangat membutuhkan doa sehingga, dunia menjadi lebih baik dan sehat dari sebelumnya, dan kita pun bisa mempunyai masa depan yang lebih baik,” ucapnya.

Pada April 2020, Enes Kanter juga berkesempatan berbagi dengan murid-murid Kharisma Bangsa School di Jakarta, Fatih Bilingual School di Aceh, dan Semesta Semarang melalui webinar yang dikemas dalam bentuk sharing session, Enes menjelaskan bagaimana dia menjaga stamina dan tetap aktif selama penangguhan musim NBA.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

basket nba Ramadan
Editor : Zufrizal
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top