Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Taufik Hidayat Ternyata Tidak Ingin Anaknya Menjadi Atlet

Akan lebih baik baginya jika mengarahkan putra-putrinya pada jalur pendidikan dan mencari cita-cita lain yang menurut Taufik punya kepastian masa depan yang lebih besar, katanya.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 12 Mei 2020  |  15:59 WIB
Taufik Hidayat  - Instagram @Taufik Hidayat official
Taufik Hidayat - Instagram @Taufik Hidayat official

Bisnis.com, JAKARTA - Legenda tunggal putra bulu tangkis Indonesia Taufik Hidayat mengakui tidak ingin anaknya menjadi seorang atlet seperti dirinya.

Kisah tersebut ia sampaikan saat melakukan rekaman podcast bersama presenter Deddy Corbuzier yang ditayangkan di saluran Youtubenya.

Peraih medali emas Olimpiade Athena 2004 itu mengisahkan kesulitan yang ia hadapi dalam prosesnya menuju bintang bulu tangkis internasional.

Pria asal Bandung ini mengakui bahwa sebelum menjadi atlet papan atas, ia harus melalui persaingan yang sangat ketat di level bawah dan menengah. Baginya, untuk bisa keluar dari zona tersebut hingga akhirnya mendulang kesuksesan merupakan proses yang berat.

Karena pengalamannya itu juga, ia pun ogah mengarahkan anak-anaknya untuk mengikuti jejaknya sebagai atlet.

"Menjadi atlet bukan hal yang salah," katanya, namun jika melihat anaknya harus bersaing dengan ribuan atlet muda lain tapi hasilnya tak sesuai harapan, maka itu menjadi alasan mengapa ia tak ingin keturunannya mengikuti jejaknya.

Akan lebih baik baginya jika mengarahkan putra-putrinya pada jalur pendidikan dan mencari cita-cita lain yang menurut Taufik punya kepastian masa depan yang lebih besar, katanya.

Sementara keputusan Taufik untuk beralih ke politik, setelah memutuskan gantung raket pada 2013 saat usianya 32 tahun, berangkat dari impiannya untuk memberikan sumbangsih terbaik bagi perkembangan olahraga nasional.

Namun pria yang berlabuh di Partai Demokrat ini menceritakan, ia tak mengira bahwa keputusannya tersebut adalah tugas yang tak semudah membalikkan telapak tangan.

Kendati begitu, juara dunia 2005 itu tetap pada pendirian awalnya. Meski memiliki mertua yang juga berkiprah di ranah politik, namun Taufik tetap berusaha mandiri dan terus semangat mencoba mencari solusi dari masalah yang ia hadapi.

Dalam petualangan berpolitiknya tersebut, suami Ami Gumelar ini sempat mengemban tugas sebagai Wakil Ketua Satuan Pelaksana Program Indonesia Emas (Satlak Prima) periode 2016-2017 dan aktif membantu Kementerian Pemuda dan Olahraga RI.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bulutangkis

Sumber : Antara

Editor : Andhika Anggoro Wening

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Banner E-paper
To top