Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Perpani Dukung Keputusan Pemerintah Tunda PON 2020

Seperti disampaikan oleh Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali, Presiden Joko Widodo telah memutuskan untuk menunda pelaksanaan PON dari yang semula dijadwalkan pada Oktober 2020 menjadi Oktober 2021.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 24 April 2020  |  22:40 WIB
Ilustrasi - ANTARA
Ilustrasi - ANTARA

Bisnis.com, JAKARTA - Pengurus Besar Persatuan Panahan Seluruh Indonesia (PP Perpani) mendukung keputusan pemerintah yang menunda pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) Papua 2020.

Seperti disampaikan oleh Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali, Presiden Joko Widodo telah memutuskan untuk menunda pelaksanaan PON dari yang semula dijadwalkan pada Oktober 2020 menjadi Oktober 2021.

"Dengan penundaan PON Papua ke Oktober 2021, PB Perpani mendukung sepenuhnya kebijakan dan keputusan pemerintah," ujar Sekjen PB Perpani Nyak Amir saat dihubungi melalui sambungan telepon, Jumat (24/4/2020).

Menurut Amir, banyak kendala yang akan dihadapi jika pesta olahraga nasional tersebut tetap dilangsungkan pada tahun ini, di antaranya berkaitan dengan persiapan dari pihak panitia penyelenggara.

Sebelum adanya keputusan penundaan PON, Perpani telah membentuk kepanitiaan serta meninjau persiapan lapangan panahan di Papua sebagai bentuk asistensi teknik kepada PB. PON.

Dengan adanya penundaan tersebut, Perpani mengimbau kepada pengurus panahan di daerah untuk mengatur kembali Pelatda. Terlebih, waktu persiapan yang panjang akan dimaksimalkan untuk SEA Games serta Asian Games 2022.

"Harus memanfaatkan waktu panjang ini untuk lebih kuat berlatih, sehingga dapat memberikan penampilan terbaiknya. Juga, dikarenakan selain PON di 2021, kita juga mempersiapkan Olimpiade dan SEA Games serta Asian Games 2022," kata dia.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

PON 2020

Sumber : Antara

Editor : Andhika Anggoro Wening

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top