Olimpiade Tokyo 2020, Australia Lanjutkan Persiapan

IOC dinilai tidak perlu terburu-buru mengambil keputusan soal penundaan Olimpiade sebab masih ada waktu sekitar empat bulan untuk melihat situasi pandemi ini berubah.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 19 Maret 2020  |  16:28 WIB
Olimpiade Tokyo 2020, Australia Lanjutkan Persiapan
Sejumlah wanita mengenakan masker untuk mencegah virus corona saat melintas di Odaiba Marine Park, Tokyo, Jepang, (27/2/2020) - Antara.

Bisnis.com, JAKARTA - Komite Olimpiade Internasional (IOC) belum menetapkan keputusan definitif terkait penyelenggaraan Olimpiade 2020 Tokyo di tengah ancaman penyebaran virus corona (Covid - 19).

Kendati begitu, Australia masih terus mempersiapkan para atletnya untuk penyelenggaraan pesta olahraga empat tahunan itu.

Di tengah pandemi virus corona yang telah menginfeksi sekitar 180.000 orang di dunia, Presiden Komite Olimpiade Australia (AOC) Matt Carroll dan Chief de Mission (CdM) Ian Chesterman mengatakan mereka masih akan terus bersiap dan menyatakan bakal mendukung apapun keputusan IOC soal Olimpiade 2020 nantinya.

"Jika semua orang sedang bersiap untuk Olimpiade, kami harus bersiap," kata Chesterman seperti dilansir Antara, Kamis (19/3/2020).

Panitia penyelenggara Tokyo 2020 dan IOC hingga kini masih bersikap bahwa Olimpiade 2020 bakal digelar sesuai jadwal pada 24 Juli hingga 9 Agustus meski banyak ajang kualifikasi terganggu.

Keputusan itu jelas mengundang kritikan dari beberapa atlet, termasuk olimpian peraih empat medali emas cabang hoki es Hayley Wickenheiser. Atlet asal Kanada ini menganggap IOC telah menunjukkan sikap tak bertanggung jawab apabila bersikeras menggelar Olimpiade 2020 sesuai jadwal di tengah pandemi virus corona.

Meski kerap mendapatkan kecaman dan kritik dari anggota komite dan para atlet, IOC nyatanya masih belum berpikiran untuk menunda penyelenggaraan pesta olahraga terakbar itu.

Pada Rabu (18/3/2020), IOC belum juga memberikan keputusan definitif dan justru muncul dengan pernyataan bahwa tak ada solusi ideal terkait penyelenggaraan Olimpiade Tokyo.

"Tidak akan ada solusi ideal pada situasi ini, dan inilah mengapa kami memperhitungkan tanggung jawab dan solidaritas."

Keputusan IOC mengumumkan komitmen melangsungkan Olimpiade sesuai jadwal bertolak belakang dengan langkah UEFA yang memutuskan mengundurkan Euro 2020 ke tahun depan.

Namun Presiden AOC Matt Carroll meyakini bahwa IOC tidak perlu terburu-buru mengambil keputusan soal penundaan itu. Menurutnya, masih ada waktu sekitar empat bulan untuk menunggu situasi pandemi ini berubah.

"Kita masih punya empat bulan. Lihatlah ke belakang saat virus muncul sebulan lalu, semua banyak yang berubah," kata Carroll.

"Tidak ada yang tahu bagaimana semua terjadi pada empat hingga enam bulan ke depan. Mereka (IOC) tidak perlu terburu-buru memutuskan, mereka sedang menyiapkan langkah-langkahnya. Mereka akan memberikan saran terbaik," katanya.

"Apabila semua berubah, keputusan IOC juga bisa berubah," kata Carroll.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
australia, Virus Corona, Olimpiade 2020

Sumber : Antara

Editor : Oktaviano DB Hana
KOMENTAR


Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top