Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Gagal Tes Doping, Perenang Sun Yang Dihukum Dilarang Tampil 8 Tahun

Perenang China yang berulang kali juara dunia dan juara Olimpiade, Sun Yang, dilarang tampil selama delapan tahun karena gagal pada tes doping, kata Mahkamah Arbitrase Olah Raga (CAS), Jumat (28/2/2020).
Newswire
Newswire - Bisnis.com 28 Februari 2020  |  17:55 WIB
Perenang Cina Sun Yang mengembangkan kecepatan pada final nomor Gaya Bebas Putra 400M Asian Games ke-18 Tahun 2018 di Aquatic Center, Gelora Bung Karno, Jakarta, Selasa (21/8). - Antara
Perenang Cina Sun Yang mengembangkan kecepatan pada final nomor Gaya Bebas Putra 400M Asian Games ke-18 Tahun 2018 di Aquatic Center, Gelora Bung Karno, Jakarta, Selasa (21/8). - Antara

Bisnis.com, JAKARTA - Perenang China yang berulang kali juara dunia dan juara Olimpiade, Sun Yang, dilarang tampil selama delapan tahun karena gagal pada tes doping, kata Mahkamah Arbitrase Olah Raga (CAS), Jumat (28/2/2020).

CAS menyatakan telah mengabulkan banding Badan Anti-doping Dunia (WADA) terhadap keputusan badan renang dunia FINA yang menyatakan Sun tak melakukan pelanggaran sewaktu tes doping pada September 2018.

Perenang berusia 28 tahun itu adalah salah seorang atlet top China yang sudah memenangkan dua medali emas Olimpiade 2012 di London dan medali emas lainnya dalam Olimpiade Rio de Janeiro pada 2016.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

doping

Sumber : Antara

Editor : Andhika Anggoro Wening
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top