Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pendar Kembang Api Tandai Momentum Olimpiade Tokyo 2020

Cahaya kembang api berpendar persis di atas teluk Tokyo dan pada Jumat (24/1/2020) waktu setempat. Tak jauh dari sana, hiasan lampu berbentuk cincin Olimpiade turut menerangi Jembatan Pelangi Tokyo.
Dionisio Damara
Dionisio Damara - Bisnis.com 25 Januari 2020  |  05:35 WIB
Kembang api menjelang Olimpiade 2020 - Reuters
Kembang api menjelang Olimpiade 2020 - Reuters

Bisnis.com, JAKARTA - Cahaya kembang api berpendar persis di atas teluk Tokyo dan pada Jumat (24/1/2020) waktu setempat. Tak jauh dari sana, hiasan lampu berbentuk cincin Olimpiade turut menerangi Jembatan Pelangi Tokyo.

Perayaan itu menandai pergelaran olahraga yang akan dimulai pada 24 Juli 2020, tepat enam bulan mendatang.  Panitia penyelenggara saat ini tengah berkonsentrasi untuk menyempurnakan detail yang tersisa.

Perayaan itu secara singkat menerangi cakrawala ibu kota dengan penduduk lebih dari 14 juta orang. Riuh rendah kegembiraan warga setempat mengudara di langit kota.

Di bawah pendar kembang api, lima cincin Olimpiade yang saling bertautan menyala di Taman Laut Odaiba, Teluk Tokyo. Area itu akan menjadi lokasi perlombaan renang dan triathlon serta marathon Tokyo 2020. 

Logo Olimpiade dan cahaya kembang api berpendar persis di atas teluk Tokyo dan pada Jumat (24/1/2020) waktu setempat./Reuters

"Obor estafet akan dimulai pada bulan Maret, sehingga kami perlu mulai membangun momentum serta kegembiraan untuk Olimpiade," kata Gubernur Tokyo Yuriko Koike dikutip dari Reuters.

Namun, tidak semua publik setuju dengan pergelaran Olimpiade yang menempatkan Tokyo sebagai tuan rumah. Setidaknya, ada 10 pemrotes anti-Olimpiade berkumpul di luar hotel tempat perayaan berlangsung.

Sepanjang perayaan mereka berteriak menggunakan megaphone dan memegang spanduk bertuliskan "tidak ada Olimpiade di Tokyo" dan "Olimpiade membunuh orang miskin".

"Karena Olimpiade, para tuna wisma akan diusir [dari jalanan] dan hak asasi manusia lainnya akan dilanggar," kata Ayako Yoshida, salah seorang pengunjuk rasa.

Cahaya kembang api berpendar persis di atas teluk Tokyo dan pada Jumat (24/1/2020) waktu setempat./Reuters

Menurutnya, Olimpiade telah membuat uang hasil pajak rakyat terbuang untuk membangun fasilitas besar yang keberadaannya tidak digunakan warga negara.

Meski demikian, Olimpiade Tokyo 2020 akan tetap berjalan sesuai rencana dan berlangsung pada 24 Juli hingga 9 Agustus 2020. Tokyo terakhir kali menjadi penyelenggara Olimpiade Musim Panas pada 1964.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Olimpiade 2020
Editor : Saeno

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top