Juara di Denmark Open, Praveen/Melati: Ini Bukti, Kami Bisa

Juara di Denmark Open, Praveen/Melati: Ini Bukti, Kami Bisa
Andhika Anggoro Wening
Andhika Anggoro Wening - Bisnis.com 20 Oktober 2019  |  20:49 WIB
Juara di Denmark Open, Praveen/Melati: Ini Bukti, Kami Bisa
Praveen Jordan dan Melati Daeva Oktavianti - badmintonindonesia.org

Bisnis.com, JAKARTA - Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti berhasil menjadi juara Denmark Open 2019. Praveen/Melati merebut gelar pertamanya setelah mengalahkan Wang Yi Lyu/Huang Dong Ping (China), dalam waktu 59 menit, dengan skor  21-18, 18-21, 21-19.

“Bisa menang hari ini tentu senang sekali, ini merupakan gelar pertama kami setelah satu setengah tahun berpasangan. Dan tentu ini akan membuat kami percaya diri di turnamen berikutnya,” kata Praveen usai laganya di Odense Sports Park, Denmark, Minggu (20/10) dalam situs resmi PBSI.

“Pastinya senang apalagi ini gelar kami yang pertama. Kami akhirnya bisa membuktikan kalau kami bisa,” sambung Melati.

Kemenangan ini juga merupakan yang pertama kali buat Praveen/Melati atas Wang/Huang. Sebelumnya enam kali bertemu, Praveen/Melati masih belum bisa mendapatkan hasil positif.

Game pertama dimulai Wang/Huang sempat memimpin skor dari Praveen/Melati. Namun tak menyerah begitu saja, mereka terus mengejar ketertinggalan hingga akhirnya menang 21-18.

Masuk di game dua, Praveen/Melati terus tertahan poinnya dari lawan. Mereka tak sekalipun bisa mengungguli lawan, hingga akhirnya pertandingan harus memainkan game ketiga.

Praveen/Melati membuka game penentu dengan meyakinkan. Mereka unggul 11-4, 14-7 atas unggulan dua turnamen itu. Namun pertandingan menegang ketika Praveen/Melati terkunci di angka 14  dan terkejar 11 poin oleh lawan. Posisi berbalik, Praveen/Melati tertinggal 14-18.

Beruntung akhirnya Praveen/Melati mampu mendekat satu demi satu poin hingga merebut kemenangan 21-19. Komunikasi yang baik di lapangan dikatakan keduanya menjadi kunci kemenangan kali ini.

“Dari awal kami sudah mempersiapkan kalau pertandingan hari ini tidak akan mudah dan melelahkan. Kunci kemenangan kami hari ini yaitu lebih percaya ke partner dan memperbanyak komunikasi di lapangan. Kami terus fokus sebelum angka 21, jangan menyerah. Kami sempat terkejar di game ketiga. Pemain China ini merupakan pemain bagus,” jelas Praveen mengenai strateginya.

Dengan demikian Indonesia dipastikan sukses membawa dua gelar dari Denmark Open kali ini. Satu gelar lainnya sudah aman melalui pertemuan dua ganda putra merah putih, Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon dengan Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
bulutangkis

Sumber : Badminton Indonesia

Editor : Andhika Anggoro Wening
KOMENTAR


Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top