Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Christian Taylor Bangkit & Juara Dunia Lompat Jangkit

Atlet lompat jangkit Amerika Serikat Christian Taylor bangkit dari kegagalan untuk menjadi juara dunia pada pertandingan final Kejuaraan Dunia Atletik 2019.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 01 Oktober 2019  |  05:58 WIB
Christan Taylor saat tampil di nomor lompat jangkit di Kejuaraan Dunia Atletik di Doha, Qatar. - Reuters/Fabrizio Bensch
Christan Taylor saat tampil di nomor lompat jangkit di Kejuaraan Dunia Atletik di Doha, Qatar. - Reuters/Fabrizio Bensch

Bisnis.com, JAKARTA – Atlet lompat jangkit Amerika Serikat Christian Taylor bangkit dari kegagalan untuk menjadi juara dunia pada pertandingan final Kejuaraan Dunia Atletik 2019 di Doha, Qatar, Minggu (30/9/2019) malam WIB.

Menurut laman resmi International Association of Athletics Federations (IAAF), pada awal pertandingan, Will Claye-lah yang mendominasi setelah melakukan lompatan sejauh 17,61 meter. Kemudian disusul oleh atlet asal Kuba Christian Napoles dengan jarak lompatan 17,36 meter.

Sementara itu, Taylor melakukan dua kali kesalahan (fouls) di awal pertandingan. Namun, hal tersebut justru memicunya untuk bangkit dan merengkuh podium pada pertandingan final yang berlangsung di Stadion Internasional Khalifa.

Kemenangan tersebut diraih oleh Taylor pada kesempatan keempatnya. Ia melakukan lompatan sejauh 17,92 meter, dan berhasil mengantarkannya untuk meraih gelar juara dunia keempat kalinya setelah sebelumnya dia meraih medali emas di Kejuaraan Dunia 2011, 2015, dan 2017.

Meskipun dia sempat tertinggal di awal pertandingan, Taylor tetap mengatakan pada dirinya sendiri untuk tetap tenang dan fokus dengan tujuannya untuk menjadi pemenang.

“Ketika kalian ingin mencapai rekor ini, kalian harus berusaha sekuat tenaga di sana (lintasan),” kata Taylor. “Saya tidak ingin kembali ke hotel dan berpikir ‘apakah penampilan saya begitu buruk?’ Saya bekerja keras di sana (lintasan).”

Sementara rekan senegara Taylor, yang sempat memimpin di ronde pertama mendapatkan medali perak setelah melakukan lompatan terbaik 17,74 meter. Medali perunggu diraih oleh atlet Burkina Faso Hugues Fabrice Zango dengan hasil akhir lompatan 17,66 meter.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

atletik kejuaraan dunia atletik

Sumber : Antara/Reuters

Editor : M. Syahran W. Lubis
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top