Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Komedian Jepang Minta Maaf Usai Menghina Petenis Naomi Osaka

Komedian Jepang Minta Maaf Usai Menghina Petenis Naomi Osaka
Newswire
Newswire - Bisnis.com 28 September 2019  |  12:42 WIB
Petenis Jepang Naomi Osaka - Reuters/Aly Song
Petenis Jepang Naomi Osaka - Reuters/Aly Song

Bisnis.com, JAKARTA - Dua komedian asal Jepang yang dikenal dengan A Masso meminta maaf kepada petenis Naomi Osaka. Mereka menyatakan menyesal karena telah mengatakan Naomi Osaka membutuhkan pemutih karena terlalu banyak terpapar sinar matahari, dalam sebuah siaran langsung.

Pernyataan itu disampaikan A Masso setelah Naomi Osaka, petenis blasteran Jepang dengan Haiti memenangkan Pan Pacific Open pada Minggu, 22 September 2019. "Kami sadar telah membuat pernyataan yang melukai banyak orang. Kami tidak akan melakukannya lagi," kata Ai Murakami, seorang anggota A Masso, seperti dilansir dari Japan Today, Jumat 27 September 2019.

Selain A Masso, manajemen Watanabe Entertainment Co Ltd, yang menaungi mereka juga meminta maaf atas pernyataan tadi. "Itu adalah pernyataan yang tidak pantas dan menyakitkan," tulis pernyataan resmi Watanabe Entertainment Co Ltd. "Kami meminta maaf karena menyebabkan masalah."

Naomi Osaka, 21 tahun, lahir di Jepang. Dia bersama orang tuanya pindah ke Amerika Serikat ketika Osaka masih kecil. Naomi kemudian menekuni dunia tenis dan berhasil mengukir prestasi di lapangan hijau.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

tenis

Sumber : Tempo

Editor : Andhika Anggoro Wening
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top