Kakak Perempuan Bintang Basket NBA Kawhi Leonard Diduga Membunuh

Kakak perempuan superstar basket NBA Kawhi Leonard menjadi satu dari dua wanita yang dituduh merampok dan membunuh nenek berusia 84 tahun.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 08 September 2019  |  16:59 WIB
Kakak Perempuan Bintang Basket NBA Kawhi Leonard Diduga Membunuh
Kawhi Leonard - Reuters

Bisnis.com, JAKARTA – Kakak perempuan superstar basket NBA Kawhi Leonard menjadi satu dari dua wanita yang dituduh merampok dan membunuh nenek berusia 84 tahun di sebuah kasino di California Selatan, demikian laporan Riverside Press-Enterprise seperti dikutip Reuters pada Minggu (8/9/2019).

Kimesha Monae Williams, nama sang kakak yang berusia 35 tahun, telah ditahan tanpa jaminan di Fasilitas Pemasyarakatan Indio, California, setelah insiden yang terjadi di Pechanga Resort Casino di Temecula.

Pihak berwenang menyatakan bahwa pada 31 Agustus pagi, Williams dan Candace Tai Townsel, 39 tahun, menyerang Afaf Anis Assad di kamar mandi, mematahkan tengkoraknya, dan kemudian merampok dompet si nenek.

Assad meninggal dunia Rabu di sebuah rumah sakit, tulis surat kabar itu.

Williams dan Townsel ditangkap Selasa, kata Press-Enterprise. Townsel ditahan tanpa jaminan. Dakwaan akan diajukan pada 19 September.

Seorang penyidik sheriff Riverside County meminta hakim menahan Williams tanpa jaminan, dengan mengatakan wanita ini bisa kabur dan dia memiliki "keluarga kaya raya dan bisa membayarkan uang jaminan," merujuk kepada Leonard, yang baru-baru ini menandatanangi kontrak 3 tahun senilai US$103 juta dengan klub basket NBA Los Angeles Clippers.

Williams dan Townsel juga dituduh mencuri dompet Assad berisi uang antara US$800 sampai US$1.200.

Catatan penjara menunjukkan Williams punya tinggi 6 kaki 1 inci, berat 320 pound, sedangkan Townsel tinggi 5 kaki 4 inci, berat 195 pound.

The Press-Enterprise melaporkan bahwa seorang dokter pada rumah sakit Inland Valley Medical Center di Wildomar berkata kepada penyidik bahwa cedera fatal tidak diakibatkan oleh jatuh.

Dari catatan penyidik, cedera fatal itu kemungkinan karena adanya tindakan paksa, seperti mendorong, bantingan, atau pukulan dari orang berbobot 320 pound.

Surat kabar itu menyatakan bahwa Williams punya banyak catatan kriminal sebelum ini, termasuk pencurian besar dan upaya perampokan.

Kawhi Leonard tumbuh di Riverside sebelum menjadi bintang kampus di San Diego State dan berkembang menjadi salah satu pemain top NBA.

Dia mengantarkan Toronto Raptors menjuarai NBA musim yang baru lewat lalu, memenangkan MVP NBA Finals untuk kedua kali dalam kariernya.

Dia juga mendapatkan predikat sama saat bersama San Antonio Spurs pada 2014. Ayahanda Leonard, Mark, adalah korban pembunuhan pada 2008.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
pembunuhan, basket nba

Sumber : Antara/Reuters

Editor : M. Syahran W. Lubis

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top