Eng Hian Sebut Penampilan Jauza/Yulfira Belum Matang

Eng Hian mengatakan dari segi teknik dan non teknik, masih banyak yang harus ditingkatkan oleh Jauza/Yulfira. Ia juga meminta Jauza/Yulfira bisa lebih disiplin dan meningkatkan fighting spiritdi lapangan.
Andhika Anggoro Wening
Andhika Anggoro Wening - Bisnis.com 20 Agustus 2019  |  17:12 WIB
Eng Hian Sebut Penampilan Jauza/Yulfira Belum Matang
Ganda putri, Jauza Fadhila Sugiarto-Yulfira Barkah - Badminton Indonesia

Bisnis.com, JAKARTA - Jauza Fadhila Sugiarto/Yulfira Barkah terpaksa angkat koper lebih awal dari World Championships 2019, Senin (19/8). Di babak pertama, mereka kalah dari Puttita Supajirakul/Sapsiree Taerattanachai (Thailand) dengan skor 14-21, 15-21.

Penampilan Jauza/Yulfira pun langsung mendapat evaluasi dari pelatih ganda putri Pelatnas PBSI, Eng Hian. Konsistensi Jauza/Yulfira di lapangan dinilai belum matang. Selain itu, Eng Hian juga mengatakan keduanya belum tampil maksimal pada laga yang berlangsung di St. Jakobshalle Basel, Swiss tersebut.

“Evaluasinya mereka tidak bisa menerapkan pola. Beberapa kali yang seharusnya bisa poin, dengan mengatur tempo permainan, kapan harus angkat bola, nggak harus main cepat-cepat. Tapi hanya bisa bertahan satu dua poin, terus hilangnya empat lima poin. Dapet lagi satu dua poin, terus hilang lagi. Jadi konsistensinya masih belum matang,” kata Eng Hian.

“Seharusnya penampilan mereka bisa lebih dari ini. Untuk hasil akhir saya tidak bisa garansi, karena pasangan Thailand juga memang bagus. Tapi paling nggak mereka bisa kasih perlawanan lebih dari hari ini. Karena kemampuan mereka ada. Hanya mereka masih ragu-ragu dan semangatnya nanggung,” sambungnya.

Eng Hian mengatakan dari segi teknik dan non teknik, masih banyak yang harus ditingkatkan oleh Jauza/Yulfira. Ia juga meminta Jauza/Yulfira bisa lebih disiplin dan meningkatkan fighting spiritdi lapangan.

“Memang untuk saat ini saya bilang, kapasitas mereka masih di situ. Jadi harus evaluasi juga dari diri mereka sendiri. Masih harus ekstra kerja keras lagi. Dari disiplin dirinya, tujuannya buat latihan dan persiapan, itu yang harus lebih kuat lagi. Fighting spiritnya harus ditingkatkan lagi,” ujar Eng Hian.

Kehilangan Jauza/Yulfira, ganda putri kini tinggal menyisakan dua wakil lagi. Mereka adalah Greysia Polii/Apriyani Rahayu dan Della Destiara Haris/Rizki Amelia Pradipta.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
bulutangkis

Sumber : Badminton Indonesia

Editor : Andhika Anggoro Wening

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top