Persiapan Borobudur Marathon, Warga Diajak Sediakan Satu Kamar untuk Home Stay

Perhelatan internasional ini diharapkan dapat meningkatkan perekonomian bagi daerah setempat, salah satunya dengan mengajak warga setempat membuka satu layanan kamar di rumahnya menjadi tempat menginap bagi para tamu atau homestay.
Dewi Andriani
Dewi Andriani - Bisnis.com 23 Juni 2019  |  14:51 WIB
Persiapan Borobudur Marathon, Warga Diajak Sediakan Satu Kamar untuk Home Stay
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo (kanan) bersama Direktur Utama Bank Jateng Supriyatno memberikan penjelasan tentang Borobudur Marathon 2019, di Jakarta, Selasa (18/6/2019). - Bisnis/Abdullah Azzam

Bisnis.com, JAKARTA – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo siap mendukung perhelatan Borobudur Marathon dengan memperkuat infrastruktur berupa pelebaran dan pengaspalan jalan sesuai standard untuk berlari. Ganjar juga ingin memastikan bahwa rute yang dipilih sudah clear and clean.

Selain itu, Ganjar berharap perhelatan internasional ini dapat meningkatkan perekonomian bagi daerah setempat. Salah satu caranya Ganjar mengajak warga setempat membuka satu layanan kamar di rumahnya menjadi tempat menginap bagi para tamu atau homestay.

“Saya ingin di sekitar Borobudur itu ada satu rumah, satu kamar, yang bisa dijual. Jadi, kamar didesain yang bagus, sehingga turis atau pengunjung bisa ke sana," ujar Ganjar.

Supriyanto, Direktur Utama Bank Jateng mengatakan pihaknya siap mendukung hal tersebut dengan memberikan bantuan kredit untuk homestay yang ada di Magelang dan sekitarnya.

“Kami akan memberikan kredit dengan bunga ringan bagi pemilik rumah untuk mengembangkan dan menyediakan penginapan yang nyaman bagi pelari dan keluarganya,” ujar Supriyanto.

Budiman Tanuredjo, Wakil Pemimpin Umum Harian Kompas selaku pihak penyelenggara mengatakan bahwa jumlah peserta Borobudur Marathon 2019 membeludak. Sejak pendaftaran dibuka pada 1 Mei hingga 31 Mei, jumlah peserta yang mendaftar mencapai 17.029,  baik dari dalam maupun luar negeri.

"Lebih dari 78 persen peserta berasal dari luar Jawa. Adapun peserta dari luar negeri ada kenaikan sebesar 4 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Mereka berasal dari Afrika, Malaysia, Singapura, Amerika, Jepang, dan beberapa negara lainnya," ujar Budiman.

Meski demikian, pihak panitia hanya menyediakan slot untuk 8.000 peserta yang bisa mengikuti event tersebut dengan menggunakan sistem ballot atau undian. Peserta yang terpilih telah diumumkan pada Rabu (19/6/2019) pukul 12.34 WIB.

Sistem ballot merupakan prosedur pengundian pendaftaran yang umum digunakan dalam banyak marathon internasional. Sistem ini diharapkan memberi kesempatan yang sama bagi semua pendaftar Borobudur Marathon.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
borobudur, marathon

Editor : Saeno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top