Badminton Asia Championships 2019: Tunggal Putra Indonesia Jaga Kondisi

Badminton Asia Championships 2019: Tunggal Putra Indonesia Jaga Kondisi
Andhika Anggoro Wening | 23 April 2019 17:42 WIB
Tunggal putra Indonesia, Anthony Ginting - Bisnis.com/Dwi Prasetya

Bisnis.com, JAKARTA - Padatnya jadwal antar turnamen membuat tim tunggal putra Indonesia menyiasati persiapan jelang keberangkatan menuju pertandingan. Seperti yang dialami Anthony Sinisuka Ginting dan Jonatan Christie, usai mengikuti Malaysia Open dan Singapore Open 2019, sepekan kemudian mereka kembali mengikuti kejuaraan Badminton Asia Championships 2019 di Wuhan, TiongkokChina.

Kejuaraan individu se Asia ini wajib diikuti permain yang ada di peringkat sepuluh besar dunia. Dalam persiapan yang cukup singkat, Anthony dan Jonatan lebih dipersiapkan untuk mengembalikan ketahanan fisik mereka yang cukup terkuras di dua turnamen sebelumnya.

"Sebelum ke Wuhan, mereka lebih banyak pemulihan, terutama fisik. Tingkatkan kondisi fisiknya lagi. Selain itu, saat ini yang paling penting fokusnya dulu," ujar Irwansyah, Asisten Pelatih Tunggal Putra PBSI yang mendampingi tunggal putra di Badminton Asia Championships 2019.

Selain Anthony dan Jonatan, Shesar Hiren Rhustavito dan Tommy Sugiarto juga ikut ambil bagian dalam turnamen berhadiah total empat ratus ribu Dollar AS ini. Di babak pertama, Shesar akan berhadapan dengan Kidambi Srikanth, unggulan kelima dari India.

Sedangkan Anthony dan Jonatan masing-masing akan jumpa Ng Ka Long Angus (Hong Kong) dan Kenta Nishimoto dari Jepang. Tommy yang diunggulkan di posisi ketujuh, akan bertemu dengan pemain asal kualifikasi yang baru akan ditentukan besok.

"Anthony dan Jonatan fokus masuk semifinal dulu, kami rasa mereka bisa. Untuk Shesar, targetnya main sebaik mungkin, dia sudah ketemu unggulan di babak pertama. Semoga Shesar bisa mengeluarkan pola permainan dan strategi yang sudah direncanakan," sebut Irwansyah.

"Untuk Anthony, yang penting jangan terbawa irama permainan lawan yang banyak reli. Anthony harus lebih berani menerapkan strategi permainannya yang menyerang. Kalau Jonatan, dia harus waspada dengan Kenta yang merupakan pemain bagus juga, Jonatan harus lebih siap," beber Irwansyah.

Lebih lanjut, lawan-lawan yang akan dihadapi tim tunggal putra Indonesia di babak pertama tak boleh dianggap enteng. Meskipun secara peringkat mereka lebih diunggulkan, namun apa pun bisa terjadi di lapangan.

"Lawan-lawan yang akan dihadapi pemain Indonesia di babak pertama ini bagus-bagus semua, peluangnya 50-50. Siapa yang lebih siap, yang lebih berani, dia yang akan menang. Harus lebih tahan, karena pemain tunggal ini fisiknya harus benar-benar prima, saya rasa kalau semuanya terpenuhi, ada kans," pungkas Irwansyah.

 

Pantau terus perkembangan Real Count KPU Pilpres 2019, di sini.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
bulutangkis

Sumber : Badminton Indonesia

Editor : Andhika Anggoro Wening

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top
Tutup