Naomi Osaka Pisah dari Pelatih, Bukan Soal Uang

Petenis nomor satu dunia Naomi Osaka asal Jepang menegaskan bahwa "perceraiannya" yang mengejutkan dengan pelatih Sascha Bajin tidak ada hubungannya dengan uang.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 18 Februari 2019  |  20:03 WIB
Naomi Osaka Pisah dari Pelatih, Bukan Soal Uang
Petenis Jepang Naomi Osaka - Reuters/Aly Song

Bisnis.com, JAKARTA – Petenis nomor satu dunia Naomi Osaka asal Jepang menegaskan bahwa "perceraiannya" yang mengejutkan dengan pelatih Sascha Bajin tidak ada hubungannya dengan uang, tetapi karena ia ingin memastikan bahwa kariernya tidak akan membuat "kesuksesan melebihi kebahagiaan".

Bajin, pelatih asal Jerman, ikut berjasa mengantar Osaka meraih gelar juara Grand Slam dua kali beruntun dan telah melambungkan dirinya menjadi petenis nomor satu di dunia.

Namun, hanya 2 minggu setelah juara di Melbourne Park, Osaka tiba-tiba memutuskan untuk berpisah dengan Bajin. Keputusan itu pun menimbulkan spekulasi bahwa mereka berdua "bercerai" karena uang.

"Semua orang berpikir karena uang, itu tidak benar. Ini adalah hal paling menyakitkan yang pernah saya dengar," kata Osaka, juara AS dan Australia Terbuka di Dubai, Uni Emirat Arab.

"Saya mengadakan perjalanan dengan tim saya. Saya menganggap mereka sebagai keluarga. Saya tidak akan pernah melakukan hal itu," katanya.

"Alasan saya adalah karena saya tidak ingin menempatkan kesuksesan melebihi kebahagiaan. Itu yang penting. Saya tidak akan mengorbankan itu dengan mempertahankan satu orang," katanya menambahkan.

Bajin, mantan pelatih Serena Williams, Victoria Azarenka, dan Caroline Wozniacki, dinobatkan sebagai pelatih terbaik WTA 2018, setelah sukses bersama Osaka.

Selama ditangani Bajin, peringkat Osaka langsung meroket dari peringkat 72 pada awal 2018 menjadi petenis nomor satu sejak bulan lalu.

Osaka mengakui bahwa memang ada hal-hal yang tidak sesuai di antara mereka pada awal musim ini.

"Memang ada situasi yang tidak bagus di Australia. Saya kira sebagian orang bisa melihatnya dari cara bagaimana kami berinteraksi," kata petenis berusia 21 tahun itu.

"Saya tidak ingin berpisah dengan cara yang tidak baik. Saya tidak ingin mengatakan sesuatu yang buruk tentang dia. Saya sangat berterima kasih atas apa yang telah dilakukannya," kata Osaka sambil menambahkan bahwa ia berharap mendapatkan pelatih baru pada Maret mendatang menjelang turnamen Indian Wells.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
tenis

Sumber : Antara/Reuters

Editor : M. Syahran W. Lubis

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top