Profil Jendi Pangabean, Aquaman Penguasa Asia Tenggara Kini Jadi Tercepat di Asia

Profil Jendi Pangabean, Aquaman Penguasa Asia Tenggara Kini Jadi Tercepat di Asia
Nur Faizah Al Bahriyatul Baqiroh | 11 Oktober 2018 19:34 WIB

Bisnis.com, JAKARTA - Aquaman mungkin itu yang paling pantas menjadi julukan Jendi Pangabean.

Atlet Para Inspirasi cabang olahraga renang ini memang sangat akrab dan jago berenang dengan keterbatasan yang dimilikinya.

Sejujurnya, laki-laki kelahiran 10 Juni 1991 ini lahir dalam kondisi tubuh yang normal, namun kecelakaan naas saat dibonceng temannya membuatnya harus rela kehilangan kaki kirinya--dari bagian paha ke bawah--untuk diamputasi. Saat itu, Jendi masih berusia 12 tahun.

Usai pulih dari kecelakaan, Jendi dengan tegar tetap melanjutkan sekolahnya dan tetap bergaul seperti biasa bersama dengan teman-temannya.

Meski demikian, Jendi juga pernah merasakan masa-masa 'galau' akan masa depan yang harus dia hadapi. Sering berenang di sungai sejak kecil membuat olahraga air ini menjadi tempat pelariannya.

Mengetahui potensinya pada olahraga ini, Jendi pun akhirnya diperkenalkan dengan olahraga para renang. Dia pun akhirnya terjun ke dunia olahraga sebagai atlet dan bergabung dengan salah satu klub renang di Palembang. Dia sengaja melakukan hal tersebut agar bakat renangnya semakin terasah dengan baik. Bahkan, saat itu dia menjalani latihan bersama dengan atlet renang biasa.

Latihan kerasnya membuahkan hasil yang manis, terbukti di menjadi salah satu para inspirasi unggulan Indonesia dari cabang olahraga para renang.

Berikut adalah sederet prestasi yang berhasil diraih Jendi Panggabean di ajang nasional maupun tingkat Asia Tenggara.

2012
Pada Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) XIV Riau 2012, Jendi
mampu meraih 2 emas, 1 perak dan 1 perunggu. Dia juga memecahkan rekor 50 M gaya punggung. Pencapaian pada ajang olahraga Paralimpiade nasional mengantarkannya masuk pelatnas.

2013
ASEAN Para Games, Myanmar.
Pada debutnya dial ajang multievent Asia Tenggara ini dia mendapatkan 2 emas dan 1 perak selain itu dia kembali memecahkan rekor 50m gaya punggung.

2015
ASEAN Para Games Singapore, Jendi berhasil meraih 3 emas, 2 perak, dan 1 perunggu serta dia kembali memecahkan rekor 100m gaya punggung dan 200m gaya ganti.

2017
Ajang ASEAN Para Games, Malaysia ini membuat namanya menjadi melambung. Jendi berhasil membawa pulang lima medali emas sekaligus, di nomor 400M gaya bebas, 100M gaya punggung, 200M gaya ganti, estafet 4×100M gaya bebas 34 point dan 4x100M gaya ganti 34 poin.

Bahkan, terinspirasi dari kegigihan dan prestasi Jendi. CIAYO Comics yang mengadaptasi cerita kehidupan Jendi. Komik yang ditulis oleh Fahmi Hamka dan Tonny Hanggoro, diberi judul yang sama seperti namanya. Sedangkan ilustrasi dirinya digambar oleh DS Studio. Komik tersebut sudah dirilis sejak 1 September 2018.

Jendi kembali menorehkan prestasi kelas Asia pertamanya dengan meraih perunggu saat turun di nomor gaya bebas 100M putra klasifikasi S9 pada Senin malam (8/10/2018).

Hari ini, (11/8/2018) si Aquaman kebanggaan Indonesia ini kembali berhasil mengukur sejarah baru dimana pada final Asian Para Games nomor gaya punggung 100M klasifikasi S9, Jendi berhasil menduduki tempat pertama sebagai para inspirasi renang tercepat se Asia.

Selamat Jendi!

Tag : Asian Para Games
Editor : Andhika Anggoro Wening

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Top