Cedera & Dilema Iringi Persiapan Tim NBA Jelang Musim Baru

Musim 2018/2019 baru akan dimulai dalam beberapa pekan lagi. Tim telah bersiap menghadapi musim dengan sejumlah amunisi baru yang didapatkan selama offseason. Namun, tak sedikit yang menghadapi hambatan berat jelang musim baru.
Ilman A. Sudarwan | 30 September 2018 22:46 WIB
Pebasket Los Angeles Lakers Julius Randle - Twitter NBA

Bisnis.com, JAKARTA—Musim 2018/2019 baru akan dimulai dalam beberapa pekan lagi. Tim telah bersiap menghadapi musim dengan sejumlah amunisi baru yang didapatkan selama offseason. Namun, tak sedikit yang menghadapi tantangan baru.

Badai cedera menjadi persoalan yang dihadapi Chicago Bulls setelah dipastikan akan kehilangan forward Lauri Markkanen karena cedera siku. Pemain yang akan memasuki tahun keduanya di NBA tersebut diperkirakan harus menepi selama 6—7 pekan.

Markkanen yang baru berusia 21 tahun tersebut mendapat cedera saat berlatih pada Kamis lalu. Markkanen adalah pemain nomor 7 dalam draft tahun lalu, mencatatkan rataan 15,2 poin dan 7,5 rebound pada musim pertamanya.

Selain Markkanen, Bulls juga mengumumkan bahwa Denzel Valentine mengalam cedera engkel. Pihak klub menyampaikan, kondisi sang pemain masih dalam masa peninjauan selama 1 atau 2 pekan ke depan untuk memastikan berapa lama dia akan absen.

Pemain yang mengemban posisi sebagai guard tersebut mencatatkan rata-rata 10,2 poin, 5,1 rebound, dan 3,2 asis per pertandingan. Sejak bergabung pada 2016, pemain tersebut bermain dalam 77 laga sepanjang musim lalu, 37 di antaranya dimulai sebagai starter.

Sementara itu, Los Angeles Lakers yang sangat aktif di bursa pemain free agent musim ini mulai memastikan susunan pemain pada musim depan. Kyle Kuzma yang berposisi sebagai big man diproyeksikan akan menjadi pilihan pelatih Luke Walton.

Hal itu dipastikan setelah sang pelatih mengatakan akan lebih memilih pemain dengan tubuh kecil namun memiliki kecepatan tinggi. Dengan demikian, Kuzma dipastikan akan menjadi pilihan utama dibandingkan dengan JaVale McGee, pemain dengan postur lebihtinggi yang baru didatangkan dari Golden State Warrios.

Dia juga mengatakan bahwa posisi center kemungkinan besar akan diisi oleh LeBron James pada musim depan. Adapun, pada musim lalu posisi center lebih banyak diisi oleh Julius Randle yang memutuskan untuk bergabung dengan New Orleans Pelicans untuk musim depan.

Di sisi lain, Minnesota Timberwolves tengah mengusahakan kepindahan Jimmy Butler yang meminta trade. Namun demikian, dirumorkan bahwa pihak klub meminta harga yang terlalu tinggi untuk sang pemain.

Sementara itu, kedua rekan Butler, Taj Gibson dan Derrick Rose menyatakan tak menyangka Butler meminta pindah dari tim. Namun, Gibson menuturkan dia akan menerima keputusan tersebut dan mendukung yang terbaik untuk rekannya yang juga pernah bermain bersama di Chicago Bulls tersebut.

“Itu [kabar permintaan Butler untuk pindah] seperti pukulan right hook [hook kanan]. Saya tidak melihat itu akan datang. Saya tidak tahu sama sekali,” katanya sebagaimana dilansir dari Reuters.

Sejumlah tim dikabarkan tertarik untuk mengakuisisi Butler, di antaranya Miami Heat, Phoenix Suns, Houston Rockets, dan Miami Heat. Namun, belum ada klub yang secara konkret mengajukan tawaran sebab Timberwolves meminta paket pemain berisi veteran dan pemain prospek yang dinilai terlalu berat.

Sumber : Reuters

Tag : basket nba
Editor : Rustam Agus

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top