Gobel Grup Pasok Nutrisi Atlet dan Ofisial Asean Games 2018

Kelompok usaha Gobel melalui anak usahanya, PT Gobel Dharma Sarana Karya (GDSK), berperan aktif menyukseskan pelaksanaan Asian Games 2018 di dua lokasi berbeda, Jakarta dan Palembang, dengan memasok kebutuhan nutrisi para atlet dan ofisial.
Yusran Yunus | 01 September 2018 08:47 WIB
Dirut PT Gobel Dharma Sarana Karya (GDSK), Regi Datau - ist

Bisnis.com, JAKARTA - Kelompok usaha Gobel melalui anak usahanya PT Gobel Dharma Sarana Karya berperan aktif menyukseskan pelaksanaan Asian Games 2018 di dua lokasi berbeda, Jakarta dan Palembang, dengan memasok kebutuhan nutrisi para atlet dan ofisial.

PT Gobel Dharma Sarana Karya (GDSK) mendapat kepercayaan sebagai master caterer dalam pengadaan makanan dan minuman untuk kebutuhan nutrisi atlet dan ofisial, yang jumlahnya mencapai 11.500 orang di Jakarta dan Palembang.

"Tugas dan kepercayaan ini kami laksanakan dengan sempurna karena pemenuhan nutrisi merupakan salah satu faktor penting. Kami memasok nutrisi atlet, ofisial dan panitia di Asian Games ke-18 ini sesuai dengan standar dan aturan khusus internasional," kata Dirut GDSK Regi Datau dalam rilisnya yang diterima Bisnis, Sabtu (1/9/2018).

Untuk sajian di Asian Games, GDSK menyediakan berbagai menu yang mewakili masakan Indonesia dan Asia, International, Timur Tengah serta vegetarian, sesuai dengan cita rasa delegasi yang berasal dari berbagai negara dengan arakteristik makanan yang berbeda-beda.

GDSK melayani hampir 49.000 porsi makanan-minuman per hari, belum termasuk untuk acara pembukaan dan penutupan. Makanan-minuman tersebut disediakan di Main Dining Hall Athletes Villagedi Kemayoran-Jakarta.

GDSK juga menyediakan  di Jakabaring-Palembang serta kurang lebih di  35 venue pertandingan yang tersebar di beberapa wilayah seperti Gelora Bung Karno (14 cabang olahraga), JIEXPO (11 cabang olahraga), Rawamangun, Pulo Mas, TMII, PIK, Ancol, Pondok Indah dan Cibubur.

GDSK memberikan perhatian khusus dalam hal nutrisi, mulai proses pengolahan hingga penyajian demi menjaga kesehatan dan stamina atlet yang berlaga.

Regi menyebutkan Panitia Nasional Pelaksana Asian Games (Inasgoc) menetapkan standar dan aturan khusus yang ketat untuk katering,seperti harus mempunyai sertifikat ISO 9001:2015 (sertifikasi Sistem Manajemen Mutu), ISO 22000:2005 (sertifikasi Sistem Keamanan Pangan),  ISO 18001:2007 (serifikasi Sistem Manajemen K3), ISO 14001:2018 (sertifikasi Sistem Manajemen Lingkungan), sertifikat Laik Higiene Sanitasi Jaga Boga.

Termasuk Pengawasan Makanan dengan konsep HACCP (Hazard Analysis & Critical Control Point), sertifikat Halal MUI, SNI (Standar Nasional Indonesia), hingga GHdP (Good Handling Practice). Ditambah lagi mencantumkan informasi gizi pada setiap menu. Semua itu agar makanan-minuman yang disajikan memenuhi syarat higienis, serta halal dan aman untuk dikonsumsi.

“Alhamdulillah kami telah memiliki semua persyaratan tersebut dan sudah berpengalaman menjadi caterer dalam skala internasional," ujarnya.

Awalnya pada tahun 1972 almarhum Drs.H.Thayeb Mohammad Gobel merintis sebuah divisi pendukung dari PT.National Gobel (sekarang PT Panasonic Manufacturing), yang menyediakan katering bagi para karyawannya.

Pada 1977, Gobel mendirikan GDSK untuk memproduksi makanan katering skala yang besar. Kini selain melayani pabrik-pabrik, GDSK juga melayani rumah sakit, perusahaan pengeboran minyak, pertambangan dan usaha-usaha lainnya. Dan saat ini merupakan salah satu pilar bisnis Kelompok Usaha Gobel, yang khusus bergerak di bidang usaha Food and Hospitality Industry.

Tag : asian games 2018
Editor : Saeno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Top