Lee Chong Wei Berpeluang Lewati Rekor Taufik Hidayat

Pebulu tangkis Malaysia Lee Chong Wei memiliki harapan besar untuk melewati rekor enam gelar Indonesia Terbuka mantan pebulu tangkis Indonesia yang juga bekas rivalnya, Taufik Hidayat.
Newswire | 07 Juli 2018 04:24 WIB
Lee Chong Wei - Reuters

Bisnis.com, JAKARTA – Pebulu tangkis Malaysia Lee Chong Wei memiliki harapan besar untuk melewati rekor enam gelar Indonesia Terbuka mantan pebulu tangkis Indonesia yang juga bekas rivalnya, Taufik Hidayat.

Chong Wei yang sudah mendapatkan enam gelar seperti sang legenda bulu tangkis Indonesia, mengaku ingin mendapatkan gelar ketujuhnya pada edisi 2018 ini.

"Tentu saya ingin meraih gelar juara di sini. Tapi saya harus maju selangkah demi selangkah. Karena ini turnamen besar dan diisi pemain-pemain hebat di dalamnya," kata Chong Wei.

Jika Chong Wei sukses meraih gelar juara, pemain senior yang dianugerahi gelar dato' (datuk) tersebut akan menjadi pemegang gelar juara Indonesia Terbuka terbanyak sepanjang sejarah.

Peluang tersebut kemungkinan bisa terjadi, karena pada putaran perempat final, Selasa, Chong Wei menang melawan Kantaphon Wangcharoen (Thailand) 21-13, 22-20 dan melaju ke semifinal.

Di semifinal, Chong Wei akan menghadapai pemain tunggal putra utama Jepang Kento Momota yang di perempat final menumbangkan wakil Indonesia satu-satunya yang tersisa, Tommy Sugiarto, 21-11, 21-15.

"Memang tidak mudah, karena besok juga saya masih harus menjalani pertandingan berat menghadapi Momota," ujar Chong Wei.

Menghadapi Momota yang tengah berjuang masuk kembali ke jajaran pemain top dunia, Chong Wei mengatakan, ia tidak menyiapkan strategi khusus.

"Saya hanya akan mencoba bertahan dengan baik melawan dia. Saya berharap besok penonton bisa menikmati pertandingan kami," ujar Chong Wei menambahkan.

Saat ini, peraih gelar terbanyak turnamen Indonesia Terbuka untuk nomor tunggal putra dipegang dua orang, yakni Taufik Hidayat (Indonesia) dan Lee Chong Wei (Malaysia) dengan masing-masing membukukan enam gelar.

Taufik memperoleh gelar pada 1999, 2000, 2002, 2003, 2004 dan 2006, sementara Chong Wei meraihnya pada 2007, 2009, 2010, 2011, 2013, dan 2016.

Sumber : Antara

Tag : bulutangkis
Editor : M. Syahran W. Lubis

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Top