Mantap! Bonus Atlet Asian Games Bakal Capai Miliaran Rupiah

Pemerintah bakal menyiapkan bonus besar untuk para atlet yang mengharumkan nama bangsa di ajang Asian Games 2018 dan Asian Para Games 2018.
M. Syahran W. Lubis | 29 Mei 2018 13:09 WIB
Menpora Imam Nahrawi (tengah baju putih) - Istimewa/Kemenpora

Bisnis.com, JAKARTA – Pemerintah bakal menyiapkan bonus besar untuk para atlet yang mengharumkan nama bangsa di ajang Asian Games 2018 dan Asian Para Games 2018 yang digelar di Jakarta dan Palembang pada Agustus-September mendatang.

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi mengungkapkan jumlah bonus yang tengah disiapkan itu akan lebih besar dibandingkan dengan yang diberikan untuk atlet berprestasi di Asian Games 4 tahun lalu di Incheon, Korea Selatan.

Menurut Imam sebagaimana dilansir website resmi Kemenpora, angka bonus itu memnang spektakuler karena merupakan wujud kepedulian pemerintah karena harga diri bangsa betul-betul dipertaruhkan oleh prestasi yang akan diraih para atlet.

“Satu emas Asian Games di Incheon dinilai Rp400 juta, kali ini naik 250% kira-kira Rp 1,5 miliar untuk nomor tunggal, double, dan tim akan ada cara perhitungannya sendiri. Begitu juga untuk pelatih juga diberikan 60% dari jumlah yang diraih atletnya dan ini pula berlaku untuk atlet disabilitas," ujar Menpora.

Terkait dengan pencairan bonus, Menpora berharap cepat cair maksimal sebulan usai Asian Games. "Tentu semua memaklumi proses keuangan negara yang harus detail dan sesuai dengan aturan. Kalau saya, maunya sebulan sudah clear semua," ungkap Imam.

Mantan atlet tenis yang juga anggota Komisi X DPR RI Yayuk Basuki mengapresiasi Menpora ide, gagasan, dan implementasi Menpora dalam menyejahterakan para atlet dan mantan atlet berprestasi.

"Pak Menteri kita ini tidak hanya gaul, perhatiannya untuk atlet dan mantan atlet berprestasi luar biasa. Apa idenya langsung diakomodasi dan langsung jadi, misalnya kesejahteraan olimpian, langsung dikabulkan beliau," tutur Yayuk.

Sumber : Kemenpora.go.id

Tag : Asian Games 2018
Editor : M. Syahran W. Lubis

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Top