Pemerintah Siapkan Bonus Rp1,5 Miliar untuk Peraih Emas Asian Games

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi memastikan bonus besar-besaran akan diberikan kepada peraih medali emas Asian Games 2018. Tak tanggung-tanggung, bonus yang dijanjikan 250% lebih besar dibandingkan bonus Asian Games 2014.
JIBI | 29 Mei 2018 09:34 WIB
Atlet panahan nasional asal Jawa Timur, Dellie Threesyadinda. - Antara/Nyoman Budhiana

Bisnis.com, JAKARTA -- Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi memastikan bonus besar-besaran akan diberikan kepada peraih medali emas Asian Games 2018. Tak tanggung-tanggung, bonus yang dijanjikan 250% lebih besar dibandingkan bonus Asian Games 2014.

"Ini bukti kalau [pemerintah] betul-betul menghargai jerih payah serta pengorbanan para atlet, pelatih, dan asisten pelatih," tuturnya saat buka bersama atlet-atlet peraih emas Asian Games di rumah dinasnya di kawasan Widya Chandra, Jakarta, seperti dilansir Tempo, Senin (28/5/2018).

Imam menyebutkan setidaknya tiap atlet akan mendapat Rp1,5 miliar jika berhasil menggondol emas. Pada Asian Games 2014 Incheon, bonus medali emas hanya sebesar Rp 400 juta.

Adapun bonus akan diberikan baik bagi atlet tunggal maupun beregu. Para pelatih pun akan mendapat bagian jika atletnya mampu menyumbang emas.

"Pelatih juga akan diberikan 50% dari jumlah yang diraih atlet. Ini juga berlaku untuk Asian Para Games," lanjutnya.

Menpora berjanji bonus ini bisa segera cair begitu Asian Games 2018 berakhir. Karena itu, dia meminta para atlet dan pelatih segera melengkapi syarat administrasi agar uang dapat segera ditransfer.

Salah satu peraih emas di Asian Games 1982, Icuk Sugiarto, menuturkan apresiasi pemerintah ini sangat membantu para atlet. Hal ini juga membuat atlet lebih bersemangat dan dapat berfokus pada latihannya sehari-hari.

Dia mengungkapkan hal ini tak terjadi saat dia menyumbang medali emas di Asian Games 1982 New Delhi di cabang bulu tangkis. Saat itu, bonus yang didapat hanya sekadar ucapan terima kasih.

"Kalau dibandingkan dengan masa saya dulu waktu juara Asian Games di India, bonus kami hanya ucapan terima kasih. Kalau sekarang sekali juara, baik di SEA Games maupun Asian Games, bonusnya luar biasa. Kalau bisa beli umur, saya akan beli umur untuk jadi atlet sekarang," ujar Icuk seraya tersenyum.

Sumber : Tempo

Tag : Asian Games 2018
Editor : Annisa Margrit

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top