Teror Bom Tak Goyahkan Jadwal Asian Games

Pemerintah menegaskan bahwa perhelatan Asian Games XVIII tetap berlangsung sesuai dengan jadwal, yakni pada Agustus mendatang meski telah terjadi tragedi bom di Surabaya dan sekitarnya.
Yanita Petriella | 15 Mei 2018 16:03 WIB
Asian Games 2018 - Asian Games 2018

Bisnis.com, JAKARTA — Pemerintah menegaskan bahwa perhelatan Asian Games XVIII tetap berlangsung sesuai dengan jadwal, yakni pada Agustus mendatang meski telah terjadi tragedi bom di Surabaya dan sekitarnya.

Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi mengatakan bahwa pelaksanaan Asian Games dan Asian Para Games baik seremoni pembukaan dan penutupan untuk seluruh gelanggang akan diberi pengamanan berstandar internasional.

"Tidak mundur atau mengubah rencana dalam penyelenggaraan, prestasi, dan promosi karena gerakan terorisme yang cukup mengagetkan. Ini pengamanan standar internasional Asian Games, bukan karena ada bom," ujarnya di Hotel Century, Selasa (15/5/2018).

Selain Indonesia Asian Games 2018 Organizing Committee (Inasgoc) sebagai panitia penyelenggara, Olympic Council of Asia (OCA) selaku pemegang kuasa terbesar Asian Games pun telah menentukan standar keamanan bagi atlet, ofisial, wartawan, dan pengunjung untuk diterapkan.

Saat ini, Kemenpora telah meminta supaya Inasgoc memberi informasi lanjutan kepada negara peserta bahwa kondisi Indonesia aman terkendali.

Nantinya, sebanyak 36.000 aparat kepolisian akan melaksanakan Operasi Among Raga selama Asian Games berlangsung.

Pengamaman berupa pendeteksi metal, akreditasi, dan anjing pelacak yang akan menambah lapisan keamanan selama Asian Games XVIII.

"Kita harus yakin Asian Games dan Asian Para Games tetap berjalan dalam kondisi apa pun karena ini hajat bangsa dan negara. Saya mohon keterlibatan masyarakat secara penuh dan aktif untuk menyemangati serta mendoakan agar turnamen bisa berjalan lancar," tutur Imam.

Tag : Asian Games 2018, terorisme
Editor : Zufrizal
Top