Hafiz/Gloria Berharap Bisa Jadi Penerus Tontowi/Liliyana

Hafiz/Gloria Berharap Bisa Jadi Penerus Tontowi/Liliyana
Newswire | 17 Maret 2018 10:02 WIB
Pasangan ganda campuran Hafiz Faisal dan Gloria Emanuelle Widjaja - Badminton Indonesia

Bisnis.com, JAKARTA - Pasangan ganda campuran Hafiz Faisal/Gloria Emanuelle Widjaja berharap bisa menjadi generasi penerus di nomor ganda campuran Indonesia, setelah Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir.

Dalam turnamen bulu tangkis All England 2018 yang mereka ikuti, Hafiz/Gloria mampu lolos ke perempat final pertamanya dalam turnamen level Super 1000 ini dengan mengalahkan Tontowi/Liliyana. Keduanya mengalahkan senior mereka lewat pertarungan dramatis, 18-21, 21-15, 30-29.

"Kami berusaha tampil maksimal di tiap turnamen. Mudah-mudahan bisa jadi penerus Tontowi/Liliyana," kata Hafiz. "Mereka tekun, kalau latihan, tiap program mereka habiskan. Kalau kami mau bagus seperti mereka ya kami harus lebih dari itu. Di setiap latihan usahakan maksimal habiskan program, kalau masih ada tenaga, tambah sendiri."

Hal senada diungkapkan Gloria "Berharap sih pasti jadi penerus mereka, di saat ada kesempatan, kami harus pergunakan. Tinggal nanti bagaimana, dari kesempatan itu kami bisa ambil atau tidak," kata Gloria.

Sayang langkah apik keduanya tak berlanjut hingga semifinal. Dalam laga perempat final di Arena Birmingham, Inggris, Jumat waktu setempat, Hafiz/Gloria ditaklukkan Zhang Nan/Li Yinhui (China), dengan skor 14-21, 21-18, 18-21.

Kurangnya fokus di poin-poin kritis, dinilai Hafiz/Gloria menjadi faktor kekalahan mereka di laga perempat final hari ini. "Intinya kami kurang kuat tahan fokus di akhir-akhir, seharusnya kami bisa menahan unggul satu demi satu poin dan lebih tenang," kata Hafiz.

Ia menyatakan, dalam laga itu mereka bukannya menekan malah keenakan mainnya, jadi terbalik posisinya. "Selain itu, mereka banyak mengarahkan bola ke atas ke arah saya terus. Sebetulnya kami secara permainan sudah bisa mengikuti mereka. Tetapi kami belum stabil, kadang kami kendor, kadang kami kencang. Lawan juga lebih ketolong oleh pengalaman, saat poin genting mereka lebih tenang, kami belum bisa menguasai keadaan," kata Hafiz.

Gloria menambahkan, "Memang saat finishing, fokus kami kurang. Sebetulnya lawan juga mulai kendor, tetapi tadi ya kuat-kuatan fokus saja."

Sumber : Badminton Indonesia

Tag : bulutangkis
Editor : Andhika Anggoro Wening

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Top