15 Venue Olahraga di Kompleks GBK Rampung

Pemerintah memastikan ada 15 venue di kompleks Gelora Bung Karno atau GBK sudah rampung.
Gloria Fransisca Katharina Lawi | 21 Februari 2018 21:10 WIB
Wakil Presiden yang juga ketua Dewan Pengarah INASGOC 2018 Jusuf Kalla (ketiga kiri) mendengarkan penjelasan dari Technical Advisor IT INASGOC Lara Middleditch (kanan) saat meninjau ruang pengendali operasi utama (MOC) Panitia Pelaksana Asian Games 2018 (INASGOC) di Jakarta, Rabu (31/1). - ANTARA/Akbar Nugroho Gumay

Bisnis.com, JAKARTA -- Pemerintah memastikan ada 15 venue di kompleks Gelora Bung Karno atau GBK sudah rampung.
Wakil Presiden Jusuf Kalla selaku Ketua Pengarah Panitia Nasional Penyelenggaraan Asian Games XVIII tahun 2018 atau Panitia Nasional Indonesia Asian Games Organizing Committee (INASGOC) mengatakan dua bulan sebelum Asian Games semua venue sudah selesai.
“Rapat rutin ini mengevaluasi 3 hal yakni pertama, kemajuan venues dan kita optimis kesiapan venues tidak ada halangan, InsyaAllah dua bulan sebelum event semua sudah selesai," jelas Jusuf Kalla melalui siaran pers, Rabu (21/2/2018).
Selain itu, mengenai penyelenggaraannya, Jusuf Kalla mengatakan test event sudah berjalan dan ada yang baik dan ada yang perlu diperbaiki. Ketiga mengenai prestasi nasional, target-target yang dibicarakan sudah selesai dan an mudah-mudahan bisa terpenuhi.
Sebanyak 82 venues disiapkan yang terbagi 31 venues oleh Kementerian PUPR, 14 venues oleh Pemprov DKI Jakarta, 13 venues oleh Pemprov Sumatera Selatan, 2 venues oleh Pemprov Jawa Barat dan 22 venues oleh Inasgoc.
Menteri PUPR Basuki Hadimulyono selaku Ketua Pelaksana Bidang Sarana dan Prasarana mengatakan pembangunan dan renovasi 15 venue olahraga yang dikerjakan oleh Kementerian PUPR di Kompleks Gelora Bung Karno sudah selesai 100%.
Kemudian venue Dayung dan Shooting Range di Kompleks Jakabaring Sport Center (JSC), Palembang telah selesai dan Wisma Atlet Kemayoran juga telah rampung. Saat ini pekerjaan yang tengah diselesaikan oleh Kementerian PUPR di ketiga kawasan tersebut adalah penataan kawasannya.
Mengenai bak pasir yang digunakan untuk olahraga lompat jauh dan lompat jangkit, Basuki mengatakan sudah dilakukan pertemuan untuk membahas perbaikan yang diperlukan dengan memperhatikan Stadion Utama GBK sebagai cagar budaya.
Di samping melakukan pembangunan dan rehabilitasi venue olahraga dan wisma atlet sesuai dengan Inpres 2 /2016, Kementerian PUPR juga mendapatkan tugas tambahan untuk membangun venue layar dan Jetski di Ancol serta elevated parking dan Cofftea House di Kompleks GBK.
Ada pun progres fisik per 17 Februari 2018, untuk venue jetski dan layar mencapai 2,71% dan ditargetkan rampung pada Agustus 2018. Sementara elevated parking dan cofftea house mencapai 7,61% dengan target rampung Agustus 2018.
Beberapa venue tambahan lainnya juga dikerjakan Kementrian PUPR yakni renovasi padepokan silat, renovasi 11 venue di Jawa Barat berupa lapangan sepakbola, canoe slalom dan paragliding akan rampung pada Juni 2018.  
Untuk venue equestrian yang menjadi tanggung jawab Pemda DKI Jakarta progresnya sudah 98%. Sisanya, velodrome, rampung 83% dan akan rampung pada bulan Juni. Renovasi 10 GOR di Jakarta progresnya saat ini sudah 23,44% dan ditargetkan selesai Maret 2018.
Di Kompleks JSC , Pemprov Sumatera Selatan telah menyelesaikan Venue Bowling, Stadion Gelora Sriwijaya, Stadion Madya Bumi Sriwijaya, Stadion Atletik JSC, Stadion Ranau untuk Sepak Takraw, Stadion Dempo, dan Stadion Tenis, Arena Voli Pantai, Aquatic Center, Sport Science Center dan Venune Triathlon.  
Sebanyak 40 cabang olah raga (Cabor) akan dipertandingkan, dimana 29 Cabor dipertandingkan di DKI Jakarta, 11 Cabor di Sumatera Selatan, dan 6 Cabor di Jawa Barat.

Tag : Asian Games 2018
Editor : M. Rochmad Purboyo

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Top