Hasil Dubai Super Series Finals 2017: Kevin/Marcus Menang, Praveen/Debby Kalah

Hasil Dubai Super Series Finals 2017: Kevin/Marcus Menang, Praveen/Debby Kalah
Andhika Anggoro Wening
Andhika Anggoro Wening - Bisnis.com 13 Desember 2017  |  13:37 WIB
Hasil Dubai Super Series Finals 2017: Kevin/Marcus Menang, Praveen/Debby Kalah
Pebulu tangkis Indonesia Kevin Sanjaya Sukamuljo-Marcus Fernaldi Gideon/Bisnis - com/Dwi Pras

Bisnis.com, JAKARTA - Ganda campuran Praveen Jordan/Debby Susanto belum bisa meraih kemenangan di laga pertama Dubai Super Series Finals, Rabu (13/12/2017).

Bertemu ganda Taiwan, Tang Chun Man/Tse Ying Suet, Praveen/Debby harus tunduk dalam drama tiga set 13-21, 21-14 dan 16-21 dalam waktu 55 menit.

Turnamen Dubai Super Series Finals 2017 ini merupakan turnamen terakhir Praveen bersama Debby sebelum dipisahkan. Praveen bersama Melati Daeva Oktavianti, sedangkan Debby digandeng Ricky Karanda Suwardi.

Sebelum pertandingan, Debby sempat mengatakan ingin meraih hasil yang bagus bersama Praveen. Ganda campuran peringkat enam dunia ini pernah meraih gelar All England pada tahun 2015.

“Nggak ada beban kok walaupun ini pertandingan terakhir bersama Ucok (Praveen). Di turnamen penutup tahun ini, kamu mau dapat hasil yang bagus,” kata Debby.

“Mudah-mudahan kami bisa memanfaatkan kesempatan akhir tahun ini dengan baik,” tambah Debby.

Kekalahan ini belum menutup peluang Praveen/Debby melaju ke babak semifinal asal di dua laga berikutnya bisa mengalahkan Zheng Siwei/Chen Qingchen (China)dan Kenta Kazuno/Ayane Kurihara (Jepang).

Sementara itu ganda putra Kevin Sanjaya/Marcus Fernaldi Gideon berhasil memetik kemenangan pertama dengan mengalahkan pasangan Denmark, Mads Conrad/Mads Pieler Kolding dengan dua set langsung 21-6 dan 21-16 dalam waktu 30 menit.

Berikut hasil undian lengkap Dubai World Super Series Final 2017 :

Tunggal Putra:

Grup A
Son Wan Ho (Korea), Lee Chong Wei (Malaysia), Ng Ka Long Angus (Hong Kong), Chen Long (China)

Grup B
Kidambi Srikanth (India), Shi Yuqi (China), Chou Tien Chen (Taiwan), Viktor Axelsen (Denmark)

Tunggal Putri:

Grup A
Akane Yamaguchi (Jepang), Pusarla V. Sindhu (India), Sayaka Sato (Jepang), He Bingjiao (China)

Grup B
Tai Tzu Ying (Taiwan), Sung Ji Hyun (Korea), Ratchanok Intanon (Thailand), Chen Yufei (China)

Ganda Putra:

Grup A
Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon (Indonesia), Li Junhui/Liu Yuchen (China), Mads Conrad-Petersen/Mads Pieler Kolding (Denmark), Takeshi Kamura/Keigo Sonoda (Jepang)

Grup B
Mathias Boe/Carsten Mogensen (Denmark), Liu Cheng/Zhang Nan (China), Lee Jhe-Huei/Lee Yang (Taiwan), Takuro Hoki/Yugo Kobayashi (Jepang)

Ganda Putri:

Grup A
Shiho Tanaka/Koharu Yonemoto (Jepang), Chen Qingchen/Jia Yifan (China), Yu Xiaohan/Huang Yaqiong (China), Chang Ye Na/Lee So Hee (Korea)

Grup B
Yuki Fukushima/Sayaka Hirota (Jepang), Christina Pedersen/Kamilla Rytter Juhl (Denmark), Jung Kyune Eun/Shin Seung Chan (Korea), Hsu Ya Ching/Wu Ti Jung (Taiwan)

Ganda Campuran:

Grup A
Zheng Siwei/Chen Qingchen (China), Tang Chun Man/Tse Ying Suet (Hong Kong), Praveen Jordan/Debby Susanto (Indonesia), Kenta Kazuno/Ayane Kurihara (Jepang)

Grup B
Wang Yilyu/Huang Dongping (China), Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir (Indonesia), Tan Kian Meng/Lai Pei Jing (Malaysia), Chris Adcock/Gabrielle Adcock (Inggris)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
bulutangkis

Editor : Andhika Anggoro Wening
Top