Hasil Final BCA Indonesia Open 2017: Chen/Jia dan Srikanth Juara

Hasil Final BCA Indonesia Open 2017: Chen/Jia dan Srikanth Juara
Andhika Anggoro Wening | 18 Juni 2017 17:55 WIB
Chen Qinchen-Jia Yifan - Sina English

Bisnis.com, JAKARTA - Sejumlah hasil final BCA Indonesia Open 2017 yang dilaksanakan di JCC Senayan Jakarta, Minggu (18/6/2017) sudah diketahui.

Pada nomor ganda putri, pasangan China, Chen Qingchen/Jia Yifan menjadi yang terbaik dengan mengalahkan Lee So Hee/Chang Ye Na dengan tiga rubber game 21-19, 15-21 dan 21-10 dalam waktu 1 jam 11 menit.

Sementara itu di sektor tunggal putra, Kidambi Srikanth menjadi juara usai menumbangkan pemain kejutan Kazumasa Sakai dengan dua set langsung 21-11 dan 21-19 dalam tempo 37 menit.

Wakil Indonesia, Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir akan bermain di partai terakhir melawan wakil China, Zheng Siwei/Chen Qingchen.

Tontowi/Liliyana meraih tiket final usai mengalahkan pasangan baru dari Malaysia, Chan Peng Soon/ Peck Yen Wei, di babak semifinal dengan skor 21-13, 21-14.

Penampilan Tontowi/Liliyana malam ini sangat baik dan terus memegang kendali permainan dari awal pertandingan. Tontowi juga bermain agresif di depan net.

“Kami tahu Chan adalah pemain yang berpengalaman, kami sudah mempelajari video pertandingan pasangan baru ini. Chan memang banyak mengcover lapangan. Walaupun sempat ramai, mereka tertekan terus dan sulit keluar dari tekanan,” kata Liliyana usai pertandingan di JCC Senayan, Sabtu (17/6/2017).

“Kami cukup puas dengan penampilan hari ini, kami bermain dengan fokus dan konsentrasi. Saya bisa mengurangi error saya yang biasanya banyak banget. Musuh pun susah untuk berkembang. Mudah-mudahan besok kami bisa tampil lebih baik,” tutur Tontowi.

Tontowi/Liliyana berambisi ingin juara karena pasangan ini belum pernah menjadi kampiun setelah dua kali melangkah ke final tapi gagal. Pada tahun 2012 mereka dikalahkan oleh Sudket Prapakamol/Saralee Thoungthongkam (Thailand).  Pada tahun 2011, Tontowi/Liliyana juga ke final dan dikalahkan oleh Zhang Nan/Zhao Yunlei (China).

“Pasti ingin juara, tetapi kami mau fokus, nggak mikirin besok juara. Yang penting komunikasi dan strategi bisa berjalan,” kata Tontowi.

Tontowi/Liliyana akan berhadapan dengan unggulan pertama, Zheng Siwei/Chen Qingchen (China).

“Lawan besok tidak mudah, mereka adalah pemain muda yang lagi on fire, semangat, punya kecepatan dan power. Kami harus bisa menerapkan pola yang benar. Semoga kami bisa bermain lebih baik dan kasih juara untuk Indonesia,” jelas Liliyana.

Hasil BCA Indonesia Open 2017:

Sementara itu, pasangan ganda putri Anggia Shita Awanda/Ni Ketut Mahadewi Istarani gagal melangkah ke final usai dikalahkan Chen Qingchen/Jia Yifan (China), dengan skor 21-12, 21-17.

Tampil luar biasa dalam perjalan ke semifinal, Anggia/Ketut tak dapat mengeluarkan permainan terbaik mereka di laga hari ini. Pasangan ini terbawa irama permainan Chen/Jia dan sulit keluar dari tekanan.

Memimpin perolehan angka di game kedua 13-11, Anggia/Ketut sempat menghembuskan angin segar. Namun Chen/Jia balik mengambil alih permainan dan kembali memipin.

“Kami kurang puas dengan permainan kami, kami banyak melakukan kesalahan dan banyak mati-mati sendiri. Kualitas lawan memang bagus. Di game kedua kami sempat berpikir kalau ada kesempatan,” kata Ketut.

“Kami memang tak dapat keluar dari tekanan, sama sekali tidak ada permainan kami yang kemarin-kemarin. Kami cukup puas dengan hasil di turnamen ini, tetapi kami tak puas dengan penampilan hari ini. Kami harus memperbaiki teknik permainan dan mental bertanding juga,” tambah Anggia.

“Jadwal pertandingan malam ya memang pasti ada pengaruhnya pada kondisi kami karena jam tidur kami jadi berkurang. Tetapi ini tidak bisa kami jadikan alasan,” tambah Anggia.

Ganda putra muhammad Rian/Fajar Alfian juga kalah di semifinal setelah dikalahkan Mathias Boe/Carsten Mogensen.

Meski kalah, Fajar/Rian mampu mengimbangi permainan Boe/Mogensen pada game pertama dan kedua.

Fajar/Rian tampil antiklimaks. Sebalikya, meskipun tak muda lagi, Boe/Mogensen tetap tampil stabil dan menekan lawan. Tertinggal jauh 0-6 di awal game ketiga, Fajar/Rian seolah tak dapat menguasai keadaan, mereka terus kesulitan mengejar.

“Yang paling penting memang game pertama, kami kalah start jauh sekali, sampai ketinggalan 0-6. Di game pertama dan kedua kami bermain dengan pola yang sama. Tetapi di game ketiga, kekuatan tangan kami menurun, fokus pun berkurang,” komentar Fajar.

“Kami masih kalah di pembukaan, pukulan-pukulan pertama dan kedua setelah servis. Lawan juga servisnya bagus, kami harus banyak belajar dari mereka. Dari segi ketenangan mereka juga bagus,” tambah Rian.

Meskipun mengakui penampilan mereka underperformed di laga semifinal, namun Fajar/Rian telah berhasil memenuhi target pribadi mereka ke babak semifinal. Sementara menurut Herry Iman Pierngadi, Kepala Pelatih Ganda Putra PBSI, capaian Fajar/Rian telah melewati target yang awalnya babak perempat final.

“Kami cukup puas dengan perolehan ini, kami menjadi satu-satunya ganda putra Indonesia yang lolos ke semifinal. Tetapi kalau dilihat dari permainan hari ini, bisa dibilang permainan kami jelek banget,” kata Fajar.

Jadwal Siaran langsung final BCA Indonesia Open 2017 di Trans 7.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
bulutangkis

Editor : Andhika Anggoro Wening

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top