Hasil Piala Sudirman 2017: Dibantai India, Susy Susanti Akui Kekalahan

Hasil Piala Sudirman 2017: Dibantai India, Susy Susanti Akui Kekalahan
Newswire
Newswire - Bisnis.com 23 Mei 2017  |  20:55 WIB
Hasil Piala Sudirman 2017: Dibantai India, Susy Susanti Akui Kekalahan
Manajer Tim Piala Sudirman Susy Susanti berpose disela-sela latihan untuk Piala Sudirman 2017 di Carrara Sport and Leisure Centre, Queensland, Australia, Minggu (21/5). - Antara/Rosa Panggabean

Bisnis.com, JAKARTA - Indonesia akhirnya harus mengakui keunggulan India di laga penyisihan Grup 1D Piala Sudirman 2017. Di laga yang digelar pada Selasa (23/5) malam waktu setempat, putra putri tanah air menyerah dengan 1-4. Hanya Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo yang berhasil memetik kemenangan.
 
"Penampilan anak-anak hari ini memang ada yang kurang maksimal,tetapi ada juga yang memang sudah memberikan yang terbaik. Tetapi itu memang hasil yang kita bisa dapatkan hari ini. Karena dari kekuatan juga kita sebelumnya hanya unggul di ganda putra saja. Kami memang berharap dari ganda campuran dan ganda putri bisa menyumbang angka, tetapi tidak memenuhi harapan kita," ujar manajer tim, Susy Susanti.
 
"Di ganda campuran juga sangat disayangkan. Di poin-poin kritis tidak bisa mengambil kesempatan, dari sektor tunggal memang sudah bisa diprediksikan. Dilihat dari kekuatan juga memang India lebih unggul," tambahnya.
 
Ia pun melanjutkan bahwa pemilihan Tontowi Ahmad/Gloria Emanuelle Widjaja untuk turun hari ini sudah menjadi kesepatan tim.

"Dua-duanya pernah bertemu, Tontowi/Gloria pernah menang. Ini menjadi salah satu pertimbangan kami, tetapi di pertandingan semua memang bisa terjadi. Pemain India juga sudah bermain kemarin dan adaptasi lapangan juga mereka pasti lebih diuntungkan, mereka juga terlihat mereka juga lebih percaya diri usai berjumpa Denmark. Ashwini juga pemain senior, dan dia bisa lebih mantap di poin-poin kritis. Di sisi lain, Tontowi bukan dengan pasangan tetapnya," tambahnya.
 
Dengan kekalahan ini, maka untuk sementara Indonesia menjadi juru kunci Grup 1D berada dibawah Denmark dan India.

"Dengan kekalahan ini, tentunya kita mau tidak mau memang harus menang lawan Denmark. Dan kita harus menang telak, tetapi besok masih ada pertandingan. Kita harus tetap positif thinking, berusaha. Untuk kedepannya, kansnya memang berat. Tetapi sekali lagi, pertandingan belum dimulai. Kita akan tetap berusaha semaksimal mungkin," lanjut Susy.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
bulutangkis

Sumber : Badmintonindonesia

Editor : Andhika Anggoro Wening
Top