Pemerintah Diimbau Makin Aktif Kawal Asian Games

Pemerintah diharapkan lebih aktif lagi dalam mengawal persiapan Indonesia sebagai tuan rumah Asian Games 2018.
Newswire | 14 Maret 2017 23:21 WIB
Foto aerial suasana pembangunan Stadion Utama Gelora Bung Karno di Senayan, Jakarta, Senin (27/2/2017). Gelora Bung Karno merupakan venue utama Asian Games 2018. - Antara/Sigid Kurniawan

Bisnis.com, JAKARTA - Pemerintah diharapkan lebih aktif lagi dalam mengawal persiapan Indonesia sebagai tuan rumah Asian Games 2018, karena waktu hanya kurang dari 1,5 tahun lagi menjelang penyelenggaraan pesta olahraga 4 tahunan itu.

"Pemerintah perlu lebih aktif lagi menyelesaikan berbagai kendala yang terjadi, karena dilihat progres persiapannya saat ini sudah bisa dibilang mengkhawatirkan," kata pengamat olahraga yang juga salah satu pendiri Federasi Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (FORMI) Nurdin Purnomo di Jakarta pada Selasa (14/3/2017).

Belum cairnya dana yang dianggarkan untuk persiapan tahun ini, ditambah muncul kasus dugaan korupsi yang melibatkan beberapa pengurus Komite Olimpiade Indonesia (KOI) dan Panitia Penyelenggara Asia Games Indonesia (Inasgoc), serta sejumlah kendala lainnya, menurut Nurdin, perlu segera ditangani oleh pihak-pihak yang berkepentingan.

"Pemerintah perlu secara aktif menyelesaikan berbagai kendala, atau kalau perlu membentuk tim khusus yang kuat untuk membantu Inasgoc," kata Nurdin yang juga sebagai Ketua Umum Persatuan Liong Barongsai Seluruh Indonesia (PBLSI) dan Dewan Penyantun Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonsia (PODSI) itu.

Saat ini, tambahnya, tidak ada lagi kata untuk mundur sebagai tuan rumah, jadi Pemerintah Indonesia dan pihak-pihak yang berpentingan harus mengerahkan segala kemampuannya untuk menyukseskan Asian Games 2018. "Ini untuk menyelamatkan citra kita di mata dunia."

Biaya Asian Games sangat besar. Jika dihitung dengan biaya infrastruktur bakal mencapai puluhan triliun rupiah. Namun semuanya akan terbayar jika pesta olahraga dapat terselengggara dengan sukses dan memberi manfaat bagi masyarakat, katanya.

Prestasi atlet-atlet Indonesia di Asian Games 2018 nanti juga bisa menjadi tolok ukur kesuksesan sebagai tuan rumah.

Diplomasi di Dewan Olimpiade Asia (OCA), menurut Nurdin juga perlu diperkuat agar kepentingan Indonesia dapat terakomodasi. Misalnya dalam hal penentuan cabang-cabang olahraga dan nomor-nomor pertandingan yang bakal berpengaruh pada peluang mendapat medali emas.

Sejauh ini dalam pertemuan OCA pekan lalu, telah ditetapkan 42 cabang olahraga untuk dipertandingkan pada Asian Games ke-18 di Jakarta dan Palembang, 18 Agustus - 2 September 2018.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Asian Games 2018

Sumber : Antara

Editor : M. Syahran W. Lubis

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Top