Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

SEA GAMES XXVII: Pertaruhan bagi Roy Suryo

JAKARTA--Menteri Pemuda dan Olahraga Roy Suryo menghadapi tantangan berupa mempertahankan gelar Indonesia sebagai juara umum pada SEA Games ke-XXVII di Myanmar, akhir tahun ini.
News Editor
News Editor - Bisnis.com 15 Januari 2013  |  17:30 WIB

JAKARTA--Menteri Pemuda dan Olahraga Roy Suryo menghadapi tantangan berupa mempertahankan gelar Indonesia sebagai juara umum pada SEA Games ke-XXVII di Myanmar, akhir tahun ini.

Tonny P. Sastramihardja, Sekjen Pengurus Besar Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PB PRSI), menilai Menpora harus memiliki tim evaluasi yang kuat guna mempertahankan gelar Indonesia sebagai juara umum. "Tim itu untuk menentukan olahraga prioritas," ujarnya di Jakarta, Selasa (15/1).

Tim evaluasi, lanjut dia, juga harus objektif dan terukur saat menentukan cabang olahraga (cabor) prioritas, sehingga cabor yang berpotensi menyumbang emas terbanyak diberi dana cukup.

Indonesia pada SEA Games XXVI juara umum dengan 182 medali emas, 151 medali perak, dan 143 medali perunggu. Sementara Thailand di posisi kedua dengan 109 medali emas, 100 perak, dan 120 perunggu. 

Tonny mengingatkan Roy Suryo bahwa capaian olahraga itu pencerminan sekaligus kebanggaan suatu bangsa. Oleh karena itu, pembinaan olahraga secara umum memang tanggung jawab pemerintah.

Meski demkian, tidak mungkin pendanaan pembinaan itu ditanggung Kemenpora saja. "Maka dari itu silakan lakukan pedekatan ke perusahaan, kreatif mencari sponsor," sarannya.

Dia mencontohkan pemerintah di cabang renang hanya menyumbang dana pembinaan 40%. Padahal, ada lima cabang di bawah PB PRSI yakni renang, loncat indah, renang indah, polo air, dan renang pararel.

Adapun kekurangan dana pembinaan [selama ini] disumbang swasta. Dia menyebutkan Medco menyumbang biaya operasional Rp100 juta/bulan dan dana pelatihan Rp2miliar-Rp5 miliar per tahun. Jasamarga dan Jasindo juga pernah menyumbang Rp1,5 miliar.

"Kami berterimakasih ada volunteer. Tapi realitasnya jangan sampai orang (atlet dan pengurus olahraga lain) keluar uang sendiri akibat pemerintah tak mendukung pembiayaan," tegasnya.

Oleh karena itu, Kemenpora dalam setahun ini harus mempunyai tim evaluasi kuat untuk membina atlet, mencari dana, dan menentukan prioritas cabor unggulan. Ketiga langkah itu diharapkan bisa menjadikan Indonesia juara umum pada SEA Games XXVII. (msb)


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Miftahul Ulum

Editor : Martin-nonaktif

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top