Sabtu, 01 November 2014 RSS Feed Bisnis TV Photos ePaper Indonesia Business Daily

MOTOGP: Lorenzo Cemaskan Trek Lurus, Rossi Akui Mugello Sulit

Sutarno   -   Rabu, 29 Mei 2013, 17:06 WIB

BERITA TERKAIT

BISNIS.COM, JAKARTA--Duet Yamaha Factory Racing, Jorge Lorenzo & Valantino Rossi, merasa was-was menjelang balapan Moto GP Seri ke-4 di Sirkuit Mugello Minggu (2 Juni 2013).

Data Teknis Sirkuit Mugello

Indikator

Jumlah

Panjang

5,245 km

Lebar

14 m

Tikungan kiri

6

Tikungan kanan

9

Lintasan lurus

1,141 km

Sumber: Motogp.com

Duet Yamaha itu terpuruk pada seri ke-3 di Le Mans dua pekan lalu ketika Lorenzo finish di posisi 7 dan Rossi di posisi 12. Itulah sebabnya, seri ke-4 di Mugello dijadikan sebagai momentum kebangkintan Yamaha Factory Racing.

Namun, duet Yamaha itu belum-belum sudah 'ngeper' dengan sirkuit Mugello yang akan memberikan kesulitan bagi Lorenzo dan Rossi.

Lorenzo menilai trek lurus 1,141 kilometer atau sekitar 22% dari total panjang lintasan Mugello 5,245 kilometer akan menjadi momok bagi motor Yamaha YZR-M1.

"Satu-satunya titik kelemahan kami adalah lintasan lurus tersebut di mana rival-rival kami akan lebih tangguh," ujarnya seperti dikutip Motogp.com hari ini, Rabu (29/5/2013).

Ketika harus berhadapan dengan trek lurus itu, Rossi justru masih harus bekerja keras menemukan settinga-an pas guna mendongkrak kinerja tunggangannya Yamah YZR-M1.

"Balapan di Mugello memang sulit, tapi kami akan melakukan apapun untuk mencari hasil yang terbaik," tegasnya.

The Doctor pun memasang target masuk finish di posisi 3 dengan dalih membalap di tanah airnya sendiri, sehingga beharap mendapatkan semangat ekstra di tengah kendala teknis tersebut.

"Naik podium akan sangat menyenangkan," lanjut Rossi.


Editor : Sutarno

Ikuti berita Bisnis.com melalui smartphone Android dengan aplikasi Android Apps Bisnis.com. Download di Google Play!
 
Beli Buku, Data, ePaper, Indonesia Business Daily bisa dengan kartu kredit. Klik di sini!
Reader's Choice: Pilih Topik menarik untuk Diulas oleh Harian Bisnis Indonesia. Klik di sini!

Comments :

DISCLAIMER:

Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi BISNIS.com. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.