Senin, 21 April 2014 RSS Feed Videos Photos ePaper English Version

FINAL LIGA CHAMPIONS 2013: Dortmund Vs Munchen, Goetze Diharapkan Tampil di Wembley

Bambang Supriyanto   -   Kamis, 02 Mei 2013, 21:35 WIB

BERITA TERKAIT

BISNIS.COM, BERLIN -- Borussia Dortmund berharap gelandang Jerman Mario Goetze cukup bugar untuk tampil dalam laga final Liga Champions menghadapi Bayern Munich, setelah mengalami cedera otot paha belakang saat menghadapi Real Madrid di semifinal.

Pemain berusia 20 tahun itu tertatih-tatih ke luar lapangan saat timnya menelan kekalahan 0-2 di Madrid pada Selasa, setelah hanya bermain 14 menit karena mengalami cedera pada otot paha belakang kirinya.

Namun, dokter Dortmund Markus Braun mengatakan bahwa cukup masuk akal jika mengharapkan Goetze pulih untuk tampil di Wembley.

Goetze dipastikan tidak tampil dalam laga terakhir sebelum putaran final di Wembley ketika klub peringkat dua Dortmund menjamu Bayern dalam pertandingan Liga Jerman (Bundesliga) di kandang Borusia, Signal Iduna Park, dengan klub Bavarian itu telah menggenggam gelar juara liga meski masih tersisa enam pertandingan lagi.

Goetze akan bergabung dengan Bayern pada Juli setelah pekan lalu ia mengumumkan mengambil tindakan klausul pelepasan dalam kontraknya yang memungkinkan dia untuk meninggalkan klub dengan nilai kontrak baru dilaporkan sejumlah 37 juta euro.

Sementara kedua tim diharapkan mengistirahatkan pemainnya untuk pertandingan Sabtu di Dortmund, pelatih Bayern Jupp Heynckes mengakui "mungkin ada sedikit kebencian dari tim Dortmund" menyangkut transfer Goetze itu. (Antara/AFP)(Foto:footballspeak.com)


Source : Newswire

Editor : Bambang Supriyanto

 

Bisnis Indonesia Writing Contest berhadiah utama Mobil Daihatsu Ayla mulai menayangkan tulisan peserta 1 April 2014. Ayo “Vote & Share” sebanyak-banyaknya DI SINI.

Comments :

DISCLAIMER:

Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi BISNIS.com. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.